
Sopir Truk Pelaku Tabrak Lari Diamankan Saat Menjenguk Korban di Rumah Sakit
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar berhasil mengamankan sopir truk pelaku tabrak lari yang terjadi di perempatan traffic light Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Sopir truk tersebut adalah RB (28), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Ia diamankan oleh polisi saat menjenguk korban di rumah sakit. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penyelidikan yang dilakukan oleh petugas.
Proses Penangkapan Sopir Truk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, Ipda Juli Hartanto, mengungkapkan bahwa polisi berhasil menemukan ciri-ciri dan nomor polisi truk dari rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian. Berdasarkan bukti tersebut, polisi kemudian menyebarkan informasi tentang ciri-ciri kendaraan kepada paguyuban sopir truk untuk membantu melacak identitas pengemudi.
"Kami memang memancing sopir truk agar keluar. Dia (sopir truk) kami amankan saat jenguk korban di rumah sakit," ujar Juli.
Diketahui, truk dengan Nopol AG 8788 RX yang dikemudikan oleh RB melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di perempatan traffic light, truk berusaha mendahului sepeda motor yang berjalan searah di depannya. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh CW (40) dan berboncengan dengan CKT (34), yang merupakan warga Garum, Kabupaten Blitar.
Kejadian Tabrak Lari
Saat mencoba mendahului, bagian bak belakang truk menyerempet sepeda motor korban. Akibatnya, korban terjatuh dari sepeda motor sementara truk terus melaju meninggalkan lokasi kejadian.
"Sopir truk kurang mengambil jarak saat mendahului sepeda motor di depannya. Akibatnya bak bagian belakang truk menyenggol sepeda motor," ujar Juli.
Korban mengalami luka ringan dan telah pulang dari rumah sakit. Saat ini, RB masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Langkah-Langkah Penyelidikan
Polisi melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku. Selain menggunakan rekaman CCTV, mereka juga berkoordinasi dengan komunitas sopir truk untuk mempercepat proses pencarian. Strategi ini terbukti efektif karena akhirnya berhasil menemukan identitas sopir truk.
Pihak kepolisian juga memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut secara terbuka kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara serta menjaga keamanan di jalan raya.
Kesimpulan
Peristiwa tabrak lari yang terjadi di Kabupaten Blitar menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas. Tindakan cepat dari pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku dan memberikan keadilan bagi korban. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan koordinasi yang baik antara aparat dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar