Sosok dan Profil Jhonny Wiliam Pardede, Aspidsus Kejaksaan Tinggi Sumut

Penunjukan Johnny Wiliam Pardede sebagai Aspidsus Kejati Sumut

Jhonny Wiliam Pardede, seorang jaksa karier asal Medan, Sumatera Utara, kini ditunjuk untuk menjabat sebagai Kepala Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara. Penunjukan ini berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung nomor: KEP-IV-1734/C/12/2025 yang dikeluarkan pada Desember 2025.

Johnny Wiliam Pardede menggantikan posisi Mochamad Jeffry yang dipindahkan ke Kejaksaan Agung RI dengan tugas baru sebagai Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi pada Direktorat Pengendalian Operasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Johnny Wiliam Pardede menjabat sebagai Inspektur Muda Keuangan II pada Inspektorat Keuangan Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Sebelum itu, ia pernah bertugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, Sumatera Selatan.

Karier dan Profil Jhonny Wiliam Pardede

Nama lengkap: Jhonny Wiliam Pardede, S.H., M.H.
Asal: Medan, Sumatera Utara

Berikut adalah profil singkat dari Jhonny Wiliam Pardede:

  • Kepala Kejaksaan Negeri Palembang (Februari 2023 – 2024)
  • Inspektur Muda Keuangan II, Inspektorat Keuangan III, JAM Pengawasan (sebelum 2025)
  • Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut (Desember 2025 – sekarang)

Jhonny Wiliam Pardede dikenal sebagai “Anak Medan Banteng di Perantauan”. Ia memiliki rekam jejak pengawasan keuangan yang menunjukkan kepercayaan tinggi dari Kejagung atas integritas dan profesionalismenya. Kiprahnya dalam posisi strategis di Aspidsus Kejati Sumut memperkuat perannya dalam penegakan hukum kasus korupsi dan tindak pidana khusus di daerah yang rawan praktik penyalahgunaan wewenang.

Kembalinya Jhonny Pardede ke kampung halaman Sumut dengan tugas berat di Aspidsus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Fokus utamanya dalam penanganan perkara korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan tindak pidana khusus menjadi sorotan publik di Sumut selama masa jabatan Kajati lama, Idianto.

Kiprah sebelumnya di Palembang, Sumatera Selatan, memperlihatkan gaya kepemimpinan yang komunikatif dan dekat dengan masyarakat. Dengan gaya kepemimpinannya tersebut, ia dianggap cocok menjadi bagian dari tim baru Kajati Sumut sekarang, Harli Siregar, yang memiliki tekad kuat ingin memberantas korupsi dan membersihkan oknum-oknum di Kejati Sumut yang selama ini diduga ada oknum yang menyalahgunakan wewenang khususnya terkait intervensi proyek-proyek.

Penunjukan Ridwan Sujana Angsar sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan

Selain Johnny Wiliam Pardede, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga menunjuk Ridwan Sujana Angsar untuk menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan. Ridwan menggantikan Fajar Syah Putra yang dimutasi sebagai Kepala Bagian Tata Usaha serta Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung.

Ridwan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang (Kasubdit TPKL-TPPU) pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung. Selain itu, Ridwan Sujana Angsar juga pernah menjabat sebagai Aspidsus Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penunjukan Ridwan Sujana Angsar menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung terus melakukan mutasi dan penempatan personel yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menangani kasus-kasus tindak pidana khusus. Hal ini juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem penegakan hukum di berbagai wilayah di Indonesia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan