
nurulamin.pro John Herdman resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.
Kepastian ini diumumkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui kanal resmi PSSI dan akun Instagram Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB.
Alasan PSSI menunjuk John Herdman di kursi kepelatihan Timnas Indonesia adalah sebagai langkah strategis mengingat Herdman adalah figur yang memiliki pengalaman panjang di level internasional.
PSSI menilai rekam jejak Herdman menjadi fondasi kuat untuk membangun tim nasional yang lebih kompetitif di berbagai ajang resmi FIFA.
PSSI menyebut penunjukan Herdman sebagai awal dari “era baru sepak bola nasional”.
Federasi juga menegaskan bahwa pelatih berusia 50 tahun tersebut merupakan satu-satunya sosok di dunia yang mampu mengantarkan tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
Prestasi dan pengalaman inilah yang membuat PSSI yakin John Herdman layak dipercaya menangani Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok umur, dengan agenda internasional yang padat mulai 2026.
Sosok John Herdman
Berdasarkan data Transfermarkt, John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975.
Ia tidak memiliki karier panjang sebagai pemain profesional dan sejak usia muda memilih jalur kepelatihan sebagai fokus utama.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Herdman menapaki karier secara bertahap hingga akhirnya dikenal sebagai pelatih yang memiliki spesialisasi membangun tim nasional dari fondasi yang kuat.
Perjalanan profesional Herdman dimulai di Selandia Baru saat usianya masih sekitar 30 tahun.
Ia dipercaya menangani tim kelompok umur sebelum kemudian diangkat sebagai pelatih tim nasional putri Selandia Baru pada periode 2006–2011.
Selama lebih dari lima tahun, Herdman sukses membawa Selandia Baru tampil di Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011, sebuah pencapaian penting bagi negara tersebut.
Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan John Herdman ke Kanada.
Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional putri Kanada.
Di bawah arahannya, Kanada menjelma menjadi kekuatan dunia.
Herdman mengantar timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.
Langkah besar diambil Herdman pada 2018 ketika ia beralih menangani tim nasional putra Kanada.
Keputusan tersebut berbuah hasil manis.
Kanada sukses lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Prestasi itu sekaligus mendongkrak peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia, menjadikan Herdman sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada di kawasan CONCACAF.
Namun di balik reputasi menterengnya, rekam jejak John Herdman juga diwarnai kontroversi.
Media Kanada mengungkap keterlibatan Herdman dalam praktik pemantauan latihan lawan secara diam-diam menggunakan drone saat masih menangani Kanada.
Kasus tersebut mencuat ke publik pada Olimpiade 2024 di Paris dan kembali disorot seiring kabar penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Media Sportsnet menyebut kasus ini berujung pada sidang disiplin oleh Federasi Sepak Bola Kanada.
“Potensi pelanggaran Kode Etik dan Perilaku Sepak Bola Kanada oleh mantan pelatih kepala tim nasional putra telah teridentifikasi,” demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Kanada pada November dikutip dari Sportsnet.
Agenda Bersama Timnas Indonesia
Memasuki tahun 2026, Timnas Indonesia dihadapkan kalender kompetisi yang padat.
Timnas senior dijadwalkan tampil pada FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026.
Selain itu, Indonesia juga akan menjalani FIFA Match Day.
FIFA Match Daya digelar pada Juni, September, Oktober, dan November.
Kemudian Timnas Indonesia juga akan tampil di Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 25 Juli 2026.
Di bawah asuhan pelatih anyar, sejumlah besar pemain naturalisasi kemungkinan bisa saja dipertahankan untuk membela Timnas Indonesia.
Termasuk sejumlah pemain Persib yang menjadi langganan Timnas di bawah asuhan dua pelatih sebelumnya.
Diketahui sejumlah pemain naturalisasi dan lokal di Persib masuk dalam catatan pemain timnas.
Mereka adalah Thom Haye, Eliano Reijnders, serta Marc Klok, untuk pemain naturalisasi.
Sementara pemain lokal adalah Beckham Putra (senior), Kakang Rudianto dan Robi Darwis (u23), dan Nazriel Alfaro (U-17).
Akankah mereka kembali dipercaya mengawali Skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman, baik di timnas senior maupun kelompok umur?
Menarik dinanti gebrakan dari Johh Herdman. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rekam Jejak John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia
Membership: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar