
SPPG Gerung Dasan Tapen Dinobatkan sebagai yang Terbaik
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gerung Dasan Tapen, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, baru saja meraih penghargaan sebagai yang terbaik. Penghargaan ini diberikan setelah hanya dua bulan beroperasi. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia (Kemenko PM), Muhaimin Iskandar, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).
Kepala SPPG Gerung Dasan Tapen, Imam Romail, mengaku tidak menyangka bahwa hasil kerja kerasnya bersama tim bisa mendapatkan penghargaan dari Kemenko PM. Menurutnya, kriteria penilaian meliputi pemberdayaan masyarakat sekitar dan kesetaraan dalam perekrutan tenaga kerja.
Kami memberdayakan masyarakat sekitar, tidak mendiskriminasi siapa pun, termasuk teman-teman disabilitas kami pekerjakan," ujar Imam saat ditemui di TMII, Selasa.
Dari 50 pegawai yang ada di SPPG tersebut, sekitar 85 persen merupakan warga sekitar. SPPG tempat Imam bertugas bahkan melibatkan dua pekerja disabilitas, yakni penyandang tunarungu dan satu lainnya yang mengalami keterbatasan fisik.
Semangat kerja mereka luar biasa. Mereka kami tempatkan di bagian persiapan, menerima barang, menghitung, dan membantu pendistribusian," jelas Imam.
Selain itu, SPPG juga menggandeng pemuda kampung, ibu rumah tangga, hingga UMKM lokal. Bahkan bahan baku makanan sebagian besar diambil dari petani dan pelaku usaha sekitar. Tujuannya kata Imam yakni agar roda perekonomian warga sekitar SPPG berputar dan SPPG Gerung Dasan Tapen memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Setiap hari, kecuali hari Minggu, SPPG tersebut memproduksi rata-rata 2.777 paket makanan untuk 16 sekolah dan 7 PAUD di wilayah yang telah ditentukan. Menu yang disajikan pun beragam. Tak hanya masakan Nusantara, SPPG ini juga mengombinasikannya dengan menu-menu lokal khas daerah.
Kami pernah buat ayam taliwang khas desa, sate, telur asin, abon, sampai kacang-kacangan olahan lokal," ungkap Imam.
Lebih lanjut pria berpakaian khas Lombok Barat itu, menu yang jadi favorit di kalangan siswa adalah ayam geprek dan nasi goreng Hong Kong. Nasi goreng berwarna putih namun memiliki cita rasa gurih yang khas dan diolah tanpa bahan pengawet serta produk lokal.
Meski baru dua bulan berjalan, Imam menyebut penghargaan yang diterima tak lepas dari inovasi yang dilakukan timnya selama melayani penerima manfaat. Kami banyak berinovasi dan mengangkat potensi sekitar. Mungkin itu yang membuat kami terpilih," tutur pria berpakaian hitam.
Rencana Pengembangan SPPG Gerung Dasan Tapen
Ke depan, SPPG Gerung Dasan Tapen berencana memperluas pemberdayaan dengan memproduksi bahan pangan sendiri melalui pertanian hidroponik. Ia mengaku, SPPG nya sedang bangun hidroponik di lahan seluas 1000 meter demi pemasok bahan baku dekat dari dapur dan memiliki kualitas lebih baik.
Imam juga bertekad bakal mempertahankan predikat terbaik yang baru saja mereka raih di tahun depan. Kami terus meng-upgrade diri. Semoga bisa lebih baik lagi," tandasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar