Kedatangan Michael Enu di Sriwijaya FC
Pemain asing asal Ghana, Michael Enu, dipastikan akan segera tiba di Indonesia paling lambat 2 Januari 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi untuk menghindari ancaman degradasi dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Michael Enu, yang berposisi sebagai stoper dan gelandang bertahan, diperkirakan akan bergabung dengan Sriwijaya FC apabila tim tersebut telah siap menjalani latihan. Hal ini disampaikan oleh agennya, dr Ratna Mustika, yang menegaskan bahwa proses administrasi KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) menjadi faktor utama dalam keberangkatan pemain tersebut.
“KITAS Enu paling lambat berlaku 3 Januari 2026. Jadi sebaiknya dia sudah masuk Indonesia pada 2 Januari untuk lebih aman,” ujar dr Tika ketika ditanya mengenai kepastian kedatangan pemain asing anyar Sriwijaya FC.
Dr Ratna Mustika menambahkan bahwa Michael Enu siap membela Elang Andalas di putaran kedua musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, jika tim Sriwijaya FC telah siap menggelar latihan. Menurutnya, Enu cocok bermain di Liga 2 Indonesia karena pengalamannya bermain di Liga 1 Ghana dan pernah dipanggil sebagai Timnas Ghana senior.
Kehadiran Michael Enu diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan Sriwijaya FC agar selamat dari ancaman degradasi. Meski peluangnya terbilang kecil, tetapi masih ada harapan bagi tim untuk bertahan di Liga 2 musim depan.
Meskipun kabar bergabungnya Michael Enu ke Sriwijaya FC belum jelas, pemain tersebut secara blak-blakan menyatakan keinginannya untuk segera berseragam Laskar Wong Kito. Ia yakin kehadirannya dapat menjadi solusi untuk memperkuat lini pertahanan Elang Andalas dalam kompetisi Pegadaian Championship.
“Hope so (Semoga begitu) akan memperkuat Sriwijaya FC nanti,” ujar Michael Enu.
Kehadiran Enu sejatinya tinggal di depan mata. Namun, rencana keberangkatannya ke Palembang digadang terkendala masalah KITAS. Enu mengaku memiliki mimpi besar untuk memenuhi ekspektasi pelatih dan suporter yang menantikannya.
“Kita akan segera bertemu untuk berjuang bersama dan meraih cita-cita Sriwijaya FC,” ungkapnya.
Michael Enu memilih tidak banyak bicara mengenai status resminya di Sriwijaya FC. Ia menegaskan ingin membuktikan kualitasnya langsung di lapangan kepada suporter dan pencinta sepakbola Sumatera Selatan.

“Time will tell, waktu yang akan menjawab,” ujarnya singkat.
Hingga kini, Enu hanya bisa pasrah menunggu kelanjutan proses administrasinya. Keterlambatan dokumen membuatnya belum bisa terbang ke Palembang untuk menunjukkan kemampuannya. Meski belum resmi bergabung, Enu tetap memberikan doa terbaik untuk Sriwijaya FC agar segera bangkit di kompetisi Liga Championship.
“Saya harap Sriwijaya FC cepat bisa bangkit agar dapat kembali berjaya,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar