Ringkasan Berita:
- Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Burni Telong, Suwardi Putra, menegaskan bahwa status Siaga adalah indikasi adanya peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan.
- Masyarakat diharapkan memahami bahwa penetapan status Siaga merupakan langkah antisipasi demi keselamatan jiwa, bukan sebuah prediksi pasti mengenai waktu ledakan.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
nurulamin.pro, REDELONG – Peningkatan status aktivitas vulkanik gunung api Burni Telong di Bener Meriah dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) memicu kekhawatiran masyarakat di kaki gunung tersebut.
Banyak warga mulai bertanya-tanya, apakah status "Siaga" merupakan jaminan bahwa erupsi besar akan segera terjadi dalam waktu dekat?
Menanggapi keresahan tersebut, Tim Pemantau Gunung Api Burni Telong memberikan penjelasan mendalam mengenai kaitan antara status aktivitas dengan potensi letusan yang sebenarnya.
Siaga Tidak Selalu Berarti Erupsi Langsung
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Burni Telong, Suwardi Putra, menegaskan bahwa status Siaga adalah indikasi adanya peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan.
Namun, hal itu bukan berarti ledakan pasti terjadi dalam hitungan jam. Status tersebut hanya menunjukkan adanya tren peningkatan energi dari dalam perut gunung.
"Jika sudah berstatus Siaga, belum tentu akan meletus.
Aktivitas ini bisa saja memuncak menuju erupsi atau justru menurun kembali ke level Waspada maupun Normal," ujar Suwardi kepada nurulamin.pro, Sabtu (3/1/2026).
Suwardi menambahkan, fenomena penurunan aktivitas justru terlihat belakangan ini.
"Setelah status ditingkatkan ke level Siaga, dalam tiga hari terakhir justru tidak terjadi gempa bumi dan aktivitas kegempaan vulkanik pun mulai relatif stabil," tambahnya.
Meski erupsi belum tentu terjadi secara instan, ia meminta masyarakat untuk tidak meremehkan situasi.
Masyarakat diharapkan memahami bahwa penetapan status Siaga merupakan langkah antisipasi demi keselamatan jiwa, bukan sebuah prediksi pasti mengenai waktu ledakan.
"Terpenting, warga diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah," pungkasnya. (*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar