Stok BBM Aceh Aman, Masyarakat Diminta Tenang dan Hindari Pembelian Berlebihan

Stok BBM Aceh Aman, Masyarakat Diminta Tenang dan Hindari Pembelian Berlebihan

Pemerintah Aceh Pastikan Stok BBM Aman dan Distribusi Berjalan Lancar

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa berbagai isu yang berkembang di masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak benar. Jubir Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan tidak mengalami kekurangan. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Kendala yang terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan karena adanya hambatan distribusi akibat putusnya jalur darat menuju Medan. Hal ini menyebabkan penundaan pengiriman BBM dari sumber utama. Namun, pihak pemerintah telah mengalihkan distribusi sejumlah kebutuhan pokok melalui jalur laut dan dipastikan akan kembali tersedia dalam waktu dekat.

Penyaluran Bantuan Terkoordinasi

Di sisi lain, Jubir juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana terus dilakukan secara terkoordinasi antara BNPB, TNI-Polri, dan Pemerintah Aceh. Bantuan tidak disalurkan secara sporadis, tetapi melalui sistem yang terukur agar dapat sampai tepat sasaran. Seluruh bantuan pemerintah secara resmi disalurkan melalui posko kabupaten/kota, lalu diteruskan ke wilayah dengan skala prioritas tertinggi.

Terkait isu minimnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) pada anggaran 2025, Jubir memperjelas bahwa saat status darurat ditetapkan, pemerintah dapat langsung menggerakkan dana cadangan. Bahkan, anggaran lain bisa direalokasi demi penanganan bencana, sehingga penggunaan anggaran pada situasi darurat tidak sepenuhnya bergantung pada BTT.

BBM Aman di Depo, Kendala Distribusi

Ketua Hiswana Migas, Nahrawi Noerdin, memastikan kembali bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman di depo. Kendala yang terjadi disebabkan oleh perubahan rantai pasok akibat putusnya jalan. Suplai yang sebelumnya dilakukan dari Lhokseumawe ke Bireuen hingga Pidie Jaya kini dialihkan dari Krueng Raya. Keterbatasan mobil tangki juga membuat proses distribusi sedikit melambat.

Nahrawi kembali meminta masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan saling menunjukkan empati. “Mohon masyarakat tidak panic buying dan saling berempati di masa sulit ini. Karena stok BBM kita aman dan sedang dalam proses distribusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya berharap pemulihan listrik oleh PLN dapat memprioritaskan SPBU agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Pengiriman LPG Melalui Jalur Laut

Terkait ketersediaan LPG, ia menyebutkan bahwa pengiriman tambahan telah dilakukan melalui jalur laut dari Batam menuju Lhokseumawe dan Banda Aceh untuk segera dipasok ke SPBE. Ia juga meluruskan informasi bahwa kebijakan penghapusan barcode hanya berlaku di wilayah yang terdampak gangguan sinyal. Sedangkan daerah dengan jaringan normal tetap mengikuti mekanisme penggunaan barcode seperti biasa sesuai ketentuan.

Pemulihan Jaringan Komunikasi

Kepala Diskominsa Aceh, Edi Yandra, melaporkan bahwa pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak terus menunjukkan perkembangan positif. Hampir seluruh wilayah telah mengalami perbaikan jaringan, kecuali Aceh Tamiang dan beberapa titik pedalaman yang masih dalam proses. Edi menjelaskan bahwa puluhan perangkat Starlink telah dikirimkan ke kabupaten/kota terdampak, termasuk enam unit tambahan yang dikirimkan khusus ke Aceh Tamiang pada pagi ini.

Perangkat Starlink yang telah tersedia saat ini dapat diakses melalui kantor Diskominfo kabupaten/kota masing-masing. Sementara perangkat untuk titik pengungsian masih menunggu pengiriman tambahan yang sedang diupayakan oleh BNPB.

Imbauan untuk Tidak Menyebarluaskan Berita Provokatif

Terkait dengan banyaknya informasi simpang siur yang beredar, Jubir Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, turut mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan berita provokatif yang dapat memperburuk situasi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan memperkuat kebersamaan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh pihak kini sedang bekerja semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak serta memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan