Surat Natal 2025, Uskup Siprianus Ajak Umat Berpartisipasi Aktif dalam Sinode IV

Surat Natal 2025, Uskup Siprianus Ajak Umat Berpartisipasi Aktif dalam Sinode IV

Surat Gembala Natal 2025: Ajakan untuk Terlibat dalam Proses Sinode IV

Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, telah mengeluarkan Surat Gembala Natal 2025 yang menjadi panduan bagi seluruh umat Keuskupan Ruteng. Dalam surat tersebut, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dan kreatif dari semua kalangan dalam proses Sinode IV yang akan berlangsung pada tahun depan.

Surat Gembala Natal ini disampaikan melalui salinan yang diberikan oleh Direktur Puspas RD Martin Chen kepada berita, pada Jumat, 12 Desember 2025. Dalam isi suratnya, Uskup Siprianus menyatakan bahwa Sinode bukan hanya kegiatan bagi kelompok elit atau khusus tertentu, tetapi merupakan hajatan bersama antara klerus dan awam. Ia menekankan bahwa Sinode tidak hanya terbatas pada pertemuan diskusi pastoral, tetapi mencakup seluruh aktivitas kehidupan gereja.

Partisipasi Aktif dalam Kegiatan Sinode

Untuk itu, Uskup Siprianus meminta seluruh umat untuk terlibat dalam berbagai kegiatan seperti katekese, diskusi Sinode, doa, dan perayaan ibadat Sinode. Selain itu, ia juga mengajak umat untuk berbelarasa dengan sesama yang rentan dan merawat ibu bumi. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga keharmonisan dan keberlanjutan kehidupan sosial serta lingkungan.

Selain itu, Uskup Siprianus menyampaikan perhatian terhadap isu-isu penting yang muncul dalam Sidang Agung KWI pada tanggal 3-7 November 2025. Beberapa masalah rumit yang muncul antara lain penindasan nilai kemanusiaan, ketimpangan ekonomi, ketidakadilan sosial, krisis lingkungan hidup, serta isu-isu terkait kelompok rentan seperti migran-perantau, difabel, lansia, anak-anak, dan wanita rentan.

Natal sebagai Tanda Kasih dan Harapan

Menurut Uskup Siprianus, Natal adalah tanda bahwa Tuhan datang. Ia lahir di tengah dunia, bahkan ingin lahir dalam hidup kita dengan segala suka-dukanya, pahit-manisnya. Oleh karena itu, ia mengajak umat untuk menyambut kelahiran-Nya dengan penuh sukacita dan membuka hati sedalam-dalamnya untuk meresapi kasih cinta-Nya.

"Marilah kita membuka hati sedalam-dalam-Nya untuk meresapi kasih cintaNya, serta membuka tangan selebar-lebarnya untuk mewartakan kebaikan-Nya," ujar Uskup Siprianus dalam suratnya.

Dalam pesan Natal 2025 tahun ini, KWI dan PGI mengajak umat untuk secara khusus merasakan, merenungkan, dan merayakan kelahiran Yesus di tengah-tengah keluarga. Sebab, Yesus lahir dan bertumbuh kembang dalam persekutuan kasih keluarga Nasareth, dan ingin juga lahir dan hidup di dalam keluarga.

Krisis Keluarga dan Peran Gereja

Terlebih dalam situasi kehidupan saat ini yang dililit oleh berbagai krisis keluarga, yang sering menghancurkannya seperti perpisahan dan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, masalah ekonomi, judi online (judol), pinjaman online (pinjol), narkoba, individualisme, dan materialisme.

"Dalam aneka krisis ini, para Uskup KWI dan Pimpinan Gereja Kristen mengajak, 'Biarlah rumah kita, keluarga kita, menjadi tempat di mana relasi dengan Allah dan sesama dipulihkan, harapan dinyalakan, kasih dikuatkan, dan iman diteguhkan. Biarlah setiap anggota keluarga merasakan bahwa Allah sungguh hadir, menyertai, memulihkan, dan menyelamatkan kita,' ujar Uskup Siprianus.

Kesimpulan

Melalui Surat Gembala Natal 2025, Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, memberikan pesan yang kuat tentang pentingnya partisipasi aktif dalam proses Sinode IV dan peran penting keluarga dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial. Pesan-pesan ini menjadi pedoman bagi umat Keuskupan Ruteng dalam menghadapi tantangan masa kini dan membangun masa depan yang lebih baik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan