Wisata Susur Kahayan di Palangka Raya Menjadi Pilihan Liburan Masyarakat
Liburan tahun baru menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat, baik untuk melepas penat maupun menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan kerabat. Salah satu pilihan yang diminati adalah wisata Susur Kahayan di Palangka Raya. Wisata ini tidak hanya menawarkan pengalaman unik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menyaksikan pemandangan alam yang indah.
Wisata Susur Kahayan merupakan salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Palangka Raya, baik lokal maupun asing. Dengan biaya sebesar Rp 25 ribu per orang, wisatawan bisa menyusuri sungai mulai dari Pelabuhan Rambang hingga Jembatan Kahayan. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 45 menit ini akan membawa wisatawan melintasi berbagai pemandangan, seperti rumah-rumah masyarakat lokal di bantaran sungai serta lanskap Jembatan Kahayan.
Jika cuaca mendukung, pemandangan tersebut akan semakin indah dengan langit jingga dan matahari terbenam. Keindahan Sungai Kahayan juga menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang untuk mengambil foto yang dapat dibagikan di media sosial. Pengalaman ini tidak hanya memberikan kesegaran pikiran, tetapi juga kesempatan untuk menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Salah satu wisatawan yang mencoba wisata ini adalah Kasih (19), seorang wisatawan asal Buntok, Barito Selatan. Meskipun telah melanjutkan kuliah di Palangka Raya, ini adalah pertama kalinya ia mencoba wisata Susur Sungai Kahayan. Ia memilih duduk di bagian atas kapal bertingkat dua dan begitu antusias saat mengalami pengalaman pertama ini.
"Kalau libur pastinya kita butuh kegiatan yang menyegarkan untuk otak, salah satunya wisata Susur Sungai Kahayan ini," kata Kasih. Selama perjalanan, ia dan para wisatawan lainnya terus mengabadikan momen-momen indah dengan menggunakan telepon pintar mereka. Ketika kapal tiba di Jembatan Kahayan, matahari mulai terbenam, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata dan menenangkan.
Selain Kasih, Andri (35) yang merupakan wisatawan asal Gunung Mas juga sering kali mencoba wisata ini. Baginya, setiap pengalaman menyusuri Sungai Kahayan selalu berbeda-beda. Ia menilai bahwa kapal yang digunakan untuk wisata ini terus berinovasi setiap tahunnya, sehingga membuat pengalaman lebih menyenangkan.
Wisata Susur Kahayan tidak hanya menarik bagi wisatawan yang baru mencoba, tetapi juga bagi mereka yang sudah beberapa kali mencobanya. Bahkan, meski telah berkali-kali menyusuri sungai terbesar kedua di Kalimantan Tengah ini, wisata satu ini tetap menjadi pilihan utama bagi Andri dan keluarganya saat berlibur ke Palangka Raya.

Ramai di Tahun Baru 2026
Menurut Raudah (32), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) kapal wisata Susur Sungai Kahayan, jumlah wisatawan meningkat drastis pada momen libur tahun baru. Setiap kali kapal berangkat, bisa membawa hingga 50 penumpang. Dalam sehari, kapal bisa melakukan perjalanan hingga tujuh kali.
"Dalam sebulannya, kami bisa mendapat sekitar Rp 30 juta di momen libur tahun baru ini," ujar Raudah. Meskipun harus membagi pendapatan dengan ABK, pembelian BBM, dan lainnya, Raudah mengatakan bahwa satu kru kapal bisa meraup hingga Rp 500 ribu per hari.
Wisata Susur Kahayan masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya untuk menikmati momen liburan. Bahkan setelah matahari terbenam, masih cukup banyak penumpang yang ingin naik ke kapal biasa. Hal ini juga membuat pendapatan kru kapal bertambah.
"Kalau hari biasa itu bisa sepi sekali, jadi yang kita cari memang momen liburan seperti ini," tutup Raudah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar