Syarat Pendaftaran Petugas Haji 2026 Mulai Dibuka 8 Desember 2025

Syarat Pendaftaran Petugas Haji 2026 Mulai Dibuka 8 Desember 2025

Jadwal dan Persyaratan Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026

Proses pendaftaran petugas haji 2026 telah dibuka pada Senin, 8 Desember 2025. Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Kementerian Agama telah merilis jadwal lengkap, formasi yang dibutuhkan, serta persyaratan yang harus dipenuhi.

Jadwal Seleksi PPIH Arab Saudi 2026

Berikut adalah timeline seleksi PPIH Tingkat Pusat yang sangat ketat:

  • Pengumuman seleksi: 6 Desember 2025
  • Pendaftaran peserta: 8 Desember 2025 pukul 13.00 WIB
  • Batas akhir unggah dokumen: 14 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
  • Batas akhir verifikasi dokumen: 16 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
  • Pelaksanaan CAT dan wawancara: 18 Desember 2025 pukul 09.00 WIB

Seluruh calon peserta diwajibkan memperhatikan setiap tahapan agar tidak terlewat batas waktu.

Formasi Layanan PPIH Arab Saudi 2026

Terdapat 8 formasi untuk PPIH Arab Saudi 2026, yaitu:

  1. Layanan Akomodasi
  2. Layanan Konsumsi
  3. Layanan Transportasi
  4. Layanan Bimbingan Ibadah
  5. Pelindungan Jemaah
  6. Media Center Haji
  7. PKPPJH (Penanganan Krisis & Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji)
  8. Layanan Jemaah Lansia & Disabilitas

Setiap formasi memiliki syarat khusus yang harus dipenuhi oleh para pelamar.

Syarat Pendaftaran PPIH 2026

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Beragama Islam
  • Sehat jasmani & rohani (dibuktikan dengan surat dokter pemerintah)
  • Tidak hamil
  • Berkomitmen penuh dalam pelayanan jemaah haji
  • Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik serta tidak sedang menjadi tersangka pada proses hukum pidana
  • Memiliki identitas kependudukan yang sah
  • Mampu mengoperasikan komputer/gawai
  • Diutamakan bisa bahasa Arab atau Inggris
  • Mendapat izin instansi (bagi ASN, Non ASN, TNI/POLRI, Pegawai Instansi lainnya)
  • Tidak sedang tugas belajar
  • Pasangan suami-istri dilarang mendaftar pada tahun yang sama
  • Tidak pernah menjadi PPIH Arab Saudi/kloter lebih dari 3 kali sejak 2022
  • Bisa berasal dari ASN, non-ASN, TNI/Polri, organisasi Islam, ponpes, PTKI, atau profesional

Syarat Khusus:

  1. Pelaksana Akomodasi, Konsumsi & Transportasi
  2. Usia 25-57 tahun

  3. Pelaksana Bimbingan Ibadah

  4. Usia 35-60 tahun
  5. Sudah berhaji
  6. Memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji

  7. Pelaksana Media Center Haji

  8. Usia 25-57 tahun
  9. Wartawan bersertifikat UKW atau humas bersertifikat kehumasan
  10. Media harus terverifikasi Dewan Pers
  11. Maksimal 2 pendaftar per instansi/media

  12. Pelaksana Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jemaah Haji (PKPPJH)

  13. Usia 25-50 tahun
  14. Tenaga medis wajib memiliki STR & SIP
  15. Non-medis wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan

  16. Pelaksana Pelindungan Jemaah

  17. Usia 25-50 tahun
  18. Anggota TNI/Polri pangkat maksimal Mayor/Komisaris Polisi

  19. Pelaksana Layanan Jemaah Lansia & Disabilitas

  20. Usia 25-50 tahun
  21. Diutamakan memiliki pengalaman menangani lansia/disabilitas
  22. Bisa bahasa isyarat jadi nilai tambah

Syarat Administrasi

Setiap formasi memiliki dokumen administrasi yang wajib disiapkan, antara lain:

  1. Pelaksana Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
  2. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI (WAJIB)
  3. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  4. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  5. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  6. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non ASN (WAJIB)
  8. SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN (WAJIB)
  9. Surat Pernyataan telah berhaji (OPSIONAL)
  10. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  11. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  12. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)

  13. Pelaksanaan Bimbingan Haji

  14. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI (WAJIB)
  15. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  16. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  17. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  18. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  19. Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji (WAJIB)
  20. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non ASN (WAJIB)
  21. Surat Pernyataan telah berhaji (WAJIB)
  22. SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN (WAJIB)
  23. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  24. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  25. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)

  26. Pelaksana Media Center Haji

  27. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Pimpinan Redaksi/Ormas Islam (WAJIB)
  28. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  29. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  30. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  31. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  32. Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (WAJIB)
  33. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non ASN (WAJIB)
  34. SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN (WAJIB)
  35. Surat Pernyataan telah berhaji (OPSIONAL)
  36. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  37. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  38. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)

  39. Pelaksana PKPPJH

  40. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam (WAJIB)
  41. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  42. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  43. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  44. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  45. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non ASN (WAJIB)
  46. Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga medis (WAJIB)
  47. Surat Ijin Praktek (SIP) bagi tenaga medis (WAJIB)
  48. Sertifikat keahlian kegawatdaruratan bagi tenaga non medis (WAJIB)
  49. SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN (WAJIB)
  50. Surat Pernyataan telah berhaji (OPSIONAL)
  51. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  52. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  53. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)

  54. Pelaksana Pelindungan Jemaah

  55. Surat Rekomendasi dari Mabes TNI/Polri (WAJIB)
  56. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  57. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  58. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  59. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  60. SK Kepegawaian Terakhir TNI/Polri (WAJIB)
  61. Surat Pernyataan telah berhaji (OPSIONAL)
  62. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  63. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  64. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)

  65. Pelaksana Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas

  66. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI (WAJIB)
  67. Kartu Tanda Penduduk (WAJIB)
  68. Ijazah Terakhir (scan berwarna) (WAJIB)
  69. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah (WAJIB)
  70. Surat Pernyataan Mampu mengoperasikan aplikasi computer dan atau gawai berbasis android dan/atau ios (WAJIB)
  71. SK Kepegawian Terakhir bagi ASN (OPSIONAL)
  72. Surat Pernyataan telah berhaji (OPSIONAL)
  73. Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (OPSIONAL)
  74. Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (OPSIONAL)
  75. Surat Izin Suami (bagi perempuan menikah) (OPSIONAL)
  76. Sertifikat kemampuan dalam penggunaan Bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas (tuna rungu) (OPSIONAL)

Aturan Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi dapat ditandatangani oleh:

  • Ketum Umum Ormas Islam tingkat pusat
  • Pejabat Eselon I Kemenhaj/Kemenag
  • Pejabat Eselon I K/L terkait
  • Kepala lembaga negara tingkat pusat
  • Kepala Biro SSDM Mabes Polri bagi anggota Polri
  • Aspers Panglima TNI bagi anggota TNI
  • Rektor/ pembantu rektor PTKI negeri/swasta
  • Ketua STAI negeri/swasta
  • Pimpinan pondok pesantren berizin di Kemenag

Kebijakan Tambahan

  • Seleksi PPIH bebas gratifikasi & tidak dipungut biaya
  • NIK hanya bisa digunakan untuk satu akun pendaftaran
  • Kesalahan dokumen menjadi tanggung jawab peserta
  • Keputusan panitia bersifat final

Cara Daftar Seleksi PPIH 2026

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi petugas.haji.go.id.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan