Situasi Darurat Nasional di Venezuela Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, telah mengumumkan keadaan darurat nasional di seluruh negeri. Keputusan ini diambil setelah adanya dugaan ancaman militer dari Amerika Serikat
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya ditangkap oleh pasukan elit Amerika Serikat (AS) pada hari Sabtu (3/1). Operasi militer ini membutuhkan perencanaan yang sangat rumit. Ketika AS menyerang Venezuela dengan
Pernyataan Presiden AS Mengenai Operasi Militer di Venezuela Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan terkait operasi militer yang dilakukan oleh pihaknya terhadap Presiden Venezuela, Nicolas
Komentar Presiden AS Donald Trump tentang Operasi Militer di Venezuela Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan komentar terkait operasi militer yang dilakukan oleh pasukan AS di Venezuela. Dalam pidatonya,
Aksi Militer yang Mengguncang Dunia Dunia dikejutkan oleh aksi militer yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir. Pesawat tempur Amerika Serikat (AS) menerjang langit Caracas dini hari buta, diiringi tujuh
Penangkapan Presiden Venezuela oleh Pasukan AS Di tengah situasi yang memicu ketegangan internasional, Ketua partai petahana Venezuela, Nahum Fernandez, mengonfirmasi bahwa Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia
Respons Pemerintah Indonesia terhadap Serangan AS ke Caracas Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan respons terhadap serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) ke ibu kota Venezuela,
Amerika Serikat Mengakui Serangan Militer ke Venezuela Amerika Serikat (AS) kembali mengejutkan dunia dengan tindakan yang dianggap sebagai intervensi militer terhadap Venezuela. Pada Sabtu (3/1), dini hari, militer AS
PALM BEACH, nurulamin.pro - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya akan mengambil alih kendali atas Venezuela setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap pada hari Sabtu (3/1/2026).
JAKARTA, nurulamin.pro Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial X pada hari Sabtu (3/1/2026), Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, menyampaikan kecaman terhadap serangan