
Pernahkah Anda merasa heran saat melihat seseorang memasak ceker ayam kembali? Mungkin itulah yang terjadi pada suatu pagi ketika saya membeli kaki ayam dan mulai memasaknya. Suami pun bertanya, "Mi, kenapa memasak ceker ayam lagi? Bukankah olahan terakhir yang makan hanya kita?" Pertanyaan itu mengingatkan saya bahwa meskipun ceker ayam sering dianggap tidak menarik, ternyata memiliki nilai yang cukup tinggi.
Ceker ayam atau yang dikenal juga sebagai kaki ayam, memang tidak memiliki banyak daging. Namun, bagian ini terdiri dari kulit, tendon, serta tulang yang kaya akan sumsum. Meski begitu, saya seringkali mengolahnya karena bisa dibuat dalam berbagai cara. Misalnya, bisa dicampur dalam masakan berkuah atau bahkan dimasak sendiri tanpa bahan lain.
Ada banyak resep ceker ayam yang tersedia di berbagai media. Mulai dari yang dibumbui kecap, pedas manis, sambalado hingga goreng tepung. Bagi sebagian orang, mungkin ceker ayam terlihat tidak menarik atau bahkan tidak nyaman untuk dikonsumsi. Namun, dunia memberikan penjelasan lain. Dalam satu porsi ceker ayam matang, terdapat sekitar 215 kalori. Selain itu, kandungan fosfor, selenium, zinc, kolin, vitamin B kompleks, serta vitamin K sangat bermanfaat bagi tubuh.
Tahukah Anda? Di balik tampilannya yang sederhana, ceker ayam menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Jika dikonsumsi sejak dini, ceker ayam dapat memberikan manfaat yang baik untuk tubuh. Bagian dari tubuh ayam ini mengandung protein, mineral, dan kolagen yang berfungsi merawat kulit, menjaga kesehatan jantung, serta memperlambat proses kerapuhan tulang.
Berdasarkan informasi tersebut, saya tidak ragu untuk mengonsumsinya. Dalam artikel kali ini, Kreasi Dapur Yuliyanti ingin berbagi resep ceker ayam yang dipadukan dengan jamur kuping. Hidangan ini cocok dijadikan varian menu harian.
Anda penasaran?
Mari kita mulai memasak bersama!
Bahan Utama:
- 10 biji ceker ayam
- 3 kuntum jamur kuping
- 10 biji cabai hijau keriting
- 1 buah cabai merah keriting
- 1/4 buah bawang bombay
Bahan Bumbu Untuk Menumis:
- 4 siung bawang putih setengah matang
- 5 butir bawang merah goreng setengah matang
- 1 sdt lada bubuk
- 1 sdm kaldu jamur
- 1 sdt garam dapur
- 2 sdm minyak sayur
- 200 ml air untuk merebus jamur kuping
Bahan Bumbu Merebus Ceker Ayam:
- 1 siung bawang putih
- 1 siung bawang merah
- 1 sdt bawang putih goreng
- Garam dan kaldu jamur secukupnya
- 1/4 btg daun bawang
- 750 ml air untuk merebus ceker dan jamur kuping
Cara Mengolah:
- Didihkan air dalam panci, ambil secukupnya untuk merendam jamur kuping hingga mekar dan tekstur empuk.
- Masih menggunakan air yang sama, masukkan ceker ayam, rempah bawang, garam, kaldu jamur, batang daun bawang dan bawang putih goreng seperti sematan gambar di atas. Rebus ceker ayam selama 10-20 menit. Tiriskan.
- Selanjutnya, iris bawang putih, bawang merah, cabai dan jamur seperti sematan gambar di atas.
- Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum, susulkan bawang merah dan lada, tumis kembali hingga aroma rempah menguar.
- Susulkan ceker ayam dan air, aduk sesaat, tahap selanjutnya cemplungkan jamur dan cabai, bolak-balik hingga cabai layu dan kuah menyusut. Tes rasanya, jika sudah enak matikan kompor.
- Sesi berikutnya tuang hidangan di piring saji, sandingkan dengan nasi putih hangat. Hidangan pun siap disantap.
- Berikut tampilan ceker ayam bumbu lada yang begitu menggoda. Ketika sejumput nasi berbalur jamur masuk ke mulut, hmmm...rasanya sangat nikmat sekali.
Rempah khas lada bubuk beradu dengan bumbu lain tercipta cita rasa yang sangat nikmat, tak terasa jari jemari berulang kali menyuapi, sesekali menggeroti ceker, amboi sedap sekali. Tidak bisa membayangkan, jika olahan sederhana yang terkadang dipandang sebelah mata ini, menjadi hidangan istimewa jika diolah dengan cara yang tepat. Wis, pokok e enak tenan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar