
nurulamin.proKebanyakan orang langsung teringat segelas jus jeruk saat ingin meningkatkan asupan vitamin C. Rasanya segar, mudah didapat, dan sudah lama dikenal sebagai andalan menjaga imun tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis jus lain yang kandungan vitamin C-nya justru jauh melampaui jus jeruk?
Data kesehatan menyebutkan, tiga perempat cangkir jus jeruk memang sudah mengandung sekitar 93 miligram vitamin C, atau lebih dari 100 persen kebutuhan harian orang dewasa. Meski begitu, sejumlah jus buah tertentu ternyata menyimpan “ledakan” vitamin C yang lebih besar per takaran saji.
Salah satu yang paling mencengangkan adalah jus ceri acerola. Buah yang banyak tumbuh di Brasil dan India ini dijuluki sebagai raja vitamin C. Dalam satu ons cairan jus ceri acerola terkandung sekitar 483 miligram vitamin C. Jika diminum satu cangkir penuh, asupan vitamin C bisa melonjak hingga ribuan miligram.
Namun, para ahli mengingatkan agar tidak sembarangan mengonsumsi vitamin C dalam jumlah berlebihan. Asupan lebih dari 2.000 miligram per hari secara rutin dapat memicu gangguan pencernaan hingga meningkatkan risiko batu ginjal. Karena itu, jus ceri acerola sebaiknya dikonsumsi dengan cara diencerkan atau dicampur air.
Pilihan lain yang tak kalah hebat adalah jus jambu biji. Buah tropis ini dikenal kaya nutrisi, khususnya vitamin C. Satu cangkir jambu biji mengandung sekitar 376 miligram vitamin C, atau lebih dari tiga kali lipat dibanding satu porsi jeruk segar.
Jambu biji bisa diolah menjadi jus dengan cara diblender bersama air dan sedikit pemanis, lalu disaring. Kandungan vitamin C dalam jus jambu biji bisa bervariasi, tergantung jumlah buah yang digunakan. Semakin banyak buahnya, semakin tinggi pula vitamin C yang didapat.
Tak hanya buah manis, jus tomat juga masuk dalam daftar sumber vitamin C tinggi. Dalam tiga perempat cangkir jus tomat kalengan, terdapat sekitar 128 miligram vitamin C. Jumlah ini bahkan lebih tinggi dibandingkan jus jeruk dengan takaran yang sama.
Bagi yang kurang menyukai rasa jus tomat, minuman ini tetap bisa “disiasati” dengan mencampurnya ke dalam smoothie, dijadikan bahan sup, atau dipadukan dengan jus buah lain agar lebih nikmat namun tetap menyehatkan.
Sementara itu, jus kiwi emas juga patut dilirik. Satu buah kiwi emas mengandung sekitar 130 miligram vitamin C, lebih tinggi daripada satu buah jeruk, meski ukurannya hanya sekitar setengahnya. Kandungan ini membuat kiwi emas menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian.
Kiwi emas dapat diblender bersama air dan pemanis, lalu disaring untuk menghilangkan biji. Bahkan, kulit kiwi yang kaya nutrisi sebenarnya bisa ikut diblender, meski akan sedikit memengaruhi tekstur jus.
Dengan beragam pilihan jus kaya vitamin C ini, masyarakat tak perlu terpaku pada jus jeruk semata. Variasi buah tak hanya memperkaya rasa, tetapi juga membantu tubuh memperoleh nutrisi optimal tanpa harus berlebihan. Yang terpenting, konsumsi jus tetap secukupnya sebagai bagian dari pola hidup sehat dan seimbang.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar