Tak Menyerah Meski Kepala Bocor! Rachmat Irianto Pastikan Persebaya Surabaya Siap Hadapi Borneo FC

Kondisi Rachmat Irianto Membaik, Persiapan Persebaya Surabaya Menghadapi Borneo FC

Rachmat Irianto, pemain Persebaya Surabaya, telah menegaskan bahwa kondisinya kini sudah membaik setelah sebelumnya mengalami cedera akibat benturan dalam laga sebelumnya. Ia menyatakan kesiapannya untuk tampil saat timnya menjamu Borneo FC. Latihan pemulihan yang dijalani selama masa libur empat hari memberikan dampak positif terhadap kondisi fisik dan mentalnya.

Skuad Green Force kembali menjalani latihan di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Kamis (12/12/2025) sore. Latihan ini digelar dengan intensitas ringan karena fokus utamanya adalah pemulihan fisik sebelum kembali menghadapi kompetisi.

Caretaker pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menyebut bahwa kondisi para pemain mulai menunjukkan perkembangan positif seusai jeda. Ia mengatakan:
Kondisi para pemain yang cedera-cedera sudah berangsur membaik meskipun belum terlalu baik.

Uston tetap berhati-hati dalam memetakan kebugaran pemain. Menurutnya, sesi pemulihan sangat krusial karena jeda kompetisi memberi ruang bagi pemain untuk menyegarkan tubuh dan pikiran. Ia menekankan bahwa tim pelatih terus memantau kondisi fisik seluruh pemain agar bisa menentukan siapa yang siap bermain pada pekan ke-15.

Latihan bertahap akan ditingkatkan mendekati hari pertandingan. Masa jeda yang terjadi karena penyelenggaraan SEA Games Thailand 2025 dipandang sebagai kesempatan memperbaiki berbagai aspek permainan. Uston dan staf pelatih menyiapkan program khusus untuk mengembalikan agresivitas dan stabilitas permainan Persebaya Surabaya.

Di sisi pemain, kondisi Rachmat Irianto menjadi sorotan karena ia sempat mengalami luka yang membuatnya harus menepi sejenak. Gelandang bertahan sekaligus bek serba bisa itu kembali berlatih dengan perban kecil dan terlihat mengikuti menu latihan tanpa kendala berarti.

  • Seperti yang dilihat, sudah membaik meski masih ada luka sedikit,* ujar Rachmat menepis kekhawatiran soal kondisinya.

Ia menegaskan fokus utamanya sekarang adalah membantu Persebaya Surabaya meraih kemenangan di pertandingan besar berikutnya. Meski laga kontra Borneo FC bukan tugas mudah karena lawan sedang memimpin klasemen sementara, Rachmat tetap optimistis.

  • Tentu tidak mudah dan yang paling penting bagaimana bisa menang,* tuturnya.

Ia juga menyatakan bahwa belum meninjau detail antisipasi permainan lawan karena menunggu arahan final dari tim pelatih.

Musim ini, Rachmat mencatat 10 penampilan dengan total 699 menit bermain dan menjelma menjadi pilar penting Persebaya Surabaya. Meski belum mencetak gol dan hanya membuat tiga percobaan, kontribusinya terlihat dari akurasi umpan 89 persen dan satu keypass yang memperlancar transisi serangan.

Dengan enam pelanggaran dan sembilan kali dilanggar lawan, Rachmat menunjukkan peran vitalnya dalam duel lini tengah. Ia tampil cukup disiplin dengan hanya satu kartu kuning tanpa pernah menerima kartu merah sepanjang musim. Kehadirannya memberi stabilitas dan kedewasaan permainan bagi skuad yang masih mencari konsistensi.

Kemampuannya mengisi berbagai posisi membuatnya menjadi opsi fleksibel yang sangat dibutuhkan Uston dalam laga sebesar menghadapi Borneo.

Persebaya Surabaya berharap periode jeda dapat menjadi titik balik setelah performa yang belum sepenuhnya stabil. Program pemulihan fisik dan pembentukan ulang ritme permainan menjadi fokus utama selama kompetisi berhenti sementara. Secara keseluruhan, atmosfer latihan tampak positif karena para pemain kembali dengan beban mental lebih ringan.

Komunikasi antarpemain meningkat, begitu pula intensitas interaksi dengan staf pelatih selama menjalani beberapa sesi awal pasca-libur.

Persebaya Surabaya akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (22/12/2025), dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit. Borneo sedang berada di puncak klasemen dan tampil stabil, sehingga Persebaya Surabaya membutuhkan performa terbaik agar bisa mencuri tiga poin.

Dukungan penuh Bonek diprediksi menjadi energi tambahan bagi Green Force untuk menekan permainan cepat Borneo. Tim bertekad memanfaatkan laga kandang untuk mengangkat moral dan memperbaiki posisi di klasemen pada pekan krusial ini.

Kesiapan Rachmat Irianto menjadi kabar positif yang meningkatkan optimisme pemain dan suporter. Energi, ketenangan, serta kemampuan membacanya permainan diyakini memberi pengaruh besar bagi stabilitas tim saat menghadapi tekanan lawan. Dengan kondisi yang perlahan membaik, Rachmat ingin memberikan kontribusi maksimal di laga yang bisa menjadi titik balik perjalanan tim musim ini.

Persebaya Surabaya menatap pertandingan besar tersebut dengan semangat baru, kekuatan yang lebih lengkap, dan kepercayaan diri yang mulai tumbuh kembali.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan