Tanah Longsor Hancurkan 12 Rumah di Desa Cidikit Bayah Lebak

Tanah Longsor Hancurkan 12 Rumah di Desa Cidikit Bayah Lebak

Pergerakan Tanah di Kampung Cipetir, Desa Cidikit

Pergerakan tanah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Cipetir, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) sore hari sekitar pukul 15.30 WIB. Faktor utama yang menyebabkan pergerakan tanah ini adalah intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Sebanyak 12 unit rumah milik warga setempat mengalami kerusakan parah akibat kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, menurut informasi yang diperoleh dari relawan Desa Cidikit, Farid. Ia menyampaikan bahwa kejadian itu terjadi setelah sholat Ashar.

"Kemarin kejadiannya abis Ashar," ujar Farid dalam sambungan telepon pada Minggu (4/1/2026). Menurutnya, dampak pergerakan tanah mencakup hampir seluruh pemukiman di Kampung Cipetir.

Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, juga membenarkan adanya peristiwa pergerakan tanah tersebut. Ia menyatakan bahwa relawan BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

"Kami sedang memverifikasi kondisi di lapangan. Ada kemungkinan adanya keretakan lama dan baru, dan kami sedang menyelidiki hal tersebut," kata Febby.

Menurut Febby, wilayah Cidikit sering kali mengalami pergerakan tanah. Hal ini diduga berkaitan dengan kualitas lingkungan yang kurang baik. Bahkan, awal tahun 2025 lalu, pergerakan tanah juga terjadi di wilayah tersebut, yang menyebabkan dua kampung terdampak.

"Jika melihat data historis, Cidikit memang sering mengalami pergerakan tanah dan longsor. Ini bisa jadi karena kualitas lingkungan yang tidak optimal," tambah Febby.

Ia menjelaskan bahwa pihak BPBD sedang melakukan pencarian data untuk mengsinkronkan lima tahun terakhir mengenai bencana alam di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah terjadi lonjakan jumlah bencana atau tidak. Jika terjadi lonjakan, maka kemungkinan besar ada faktor pemicu lain yang perlu diteliti lebih lanjut.

Langkah Pencegahan dan Pemantauan

BPBD Lebak mengimbau warga Cidikit untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sering terjadi saat ini. Mereka diminta untuk selalu siap siaga dalam segala kondisi.

Selain itu, pihak BPBD akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah Cidikit. Dengan data yang lebih lengkap, mereka berharap dapat memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat.

Potensi Risiko di Masa Depan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, potensi risiko dari pergerakan tanah tetap menjadi perhatian serius. Wilayah Cidikit memiliki karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana alam, terutama jika curah hujan tinggi terus-menerus terjadi.

Dari pengamatan sebelumnya, terlihat bahwa daerah ini membutuhkan upaya pencegahan yang lebih intensif. Termasuk dalam hal pemantauan lingkungan dan pembuatan rencana tanggap darurat yang lebih efektif.

Kesimpulan

Pergerakan tanah di Kampung Cipetir, Desa Cidikit, menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya bencana alam. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi pengingat bahwa wilayah ini memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat setempat.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan risiko bencana alam di masa depan dapat diminimalkan, sehingga kehidupan warga dapat lebih aman dan nyaman.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan