Tanggapan Tegas Tiongkok terhadap Serangan AS ke Venezuela, Pernyataan Resmi Muncul

Pernyataan China Mengenai Serangan AS ke Venezuela

Pemerintah Tiongkok menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Dalam pernyataannya, Tiongkok menyatakan bahwa tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara-negara lain.

"China sangat terkejut dan mengutuk keras tindakan Amerika Serikat yang secara terbuka menggunakan kekuatan militer terhadap suatu negara berdaulat dan bahkan menangkap presiden negara tersebut," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam pernyataan yang diterbitkan di situs resmi kementerian tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan militer terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Keduanya kemudian dibawa keluar dari negara tersebut.

Tindakan ini dinilai oleh Tiongkok sebagai tindakan yang melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional. "Kami mendesak Amerika Serikat untuk mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam PBB dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara-negara lain," tegas pernyataan Tiongkok.

Peristiwa di Venezuela Saat Serangan Terjadi

Dilaporkan bahwa sejumlah ledakan terjadi di ibu kota Venezuela, Caracas, saat serangan AS terjadi. Jet-jet tempur juga terlihat terbang rendah di wilayah tersebut. Listrik padam di beberapa bagian kota, termasuk area selatan yang dekat dengan pangkalan militer utama.

Sementara itu, Jaksa Agung AS Pam Bondi menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa di Distrik Selatan New York atas berbagai tuduhan pidana. Termasuk dalam tuduhan tersebut adalah "narco-terorism" atau terorisme narkoba. Keduanya juga diduga terlibat dalam konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin, dan perangkat penghancur, serta konspirasi untuk memiliki senapan mesin dan perangkat penghancur yang ditujukan terhadap AS.

Penangkapan dan Rencana Konferensi Pers

Trump menyebutkan bahwa rincian tambahan tentang penangkapan Maduro akan dirilis lebih lanjut. Ia juga mengumumkan bahwa akan ada konferensi pers pada pukul 11.00 waktu setempat di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, AS.

Pernyataan Menteri Pertahanan Venezuela

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez menegaskan bahwa negara tersebut menolak kehadiran pasukan asing. "Venezuela yang merdeka, independen, dan berdaulat dengan segenap kekuatan sejarahnya menolak kehadiran pasukan asing ini yang selama ini hanya membawa kematian, penderitaan, dan kehancuran," kata Padrino dalam pesan video yang dirilis.

Ia juga meminta komunitas internasional dan organisasi multilateral untuk mengutuk tindakan pemerintah AS atas pelanggaran terhadap Piagam PBB dan hukum internasional. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Venezuela merasa tidak aman dan menganggap tindakan AS sebagai ancaman terhadap kedaulatannya.

Reaksi Internasional

Reaksi dari berbagai negara dan organisasi internasional terhadap tindakan AS ini masih dalam proses evaluasi. Beberapa pihak menyatakan kekhawatiran terhadap dampak jangka panjang dari tindakan ini terhadap stabilitas regional dan hubungan internasional. Tiongkok, seperti yang disampaikan sebelumnya, menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan global melalui kerja sama internasional yang adil dan saling menghormati.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan