Tangis Histeris Sambut Jenazah Ervina di Malam Hari, Kirim Video dan Pesan Suara Saat Kebakaran

Tangis Histeris Sambut Jenazah Ervina di Malam Hari, Kirim Video dan Pesan Suara Saat Kebakaran

Peristiwa Kebakaran Gedung Terra Drone dan Proses Pemakaman Ervina

Keluarga Ervina, korban kebakaran di Gedung Terra Drone, mengalami kesedihan mendalam setelah jenazahnya tiba di rumah duka. Acara pemakaman berlangsung dengan penuh rasa duka dan keheningan yang terasa di sekitar lokasi.

Tangisan Histeris Keluarga

Pada hari Kamis (10/12/2025) malam, jenazah Ervina tiba di rumah duka di Jalan Kecapi III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.20 WIB. Tangisan histeris langsung terdengar dari keluarga dan para pelayat saat peti jenazah dibawa masuk. Sanak keluarga memutuskan untuk hanya membuka sedikit bagian wajah Ervina sebelum menjalani salat jenazah.

Saat peti jenazah dibuka, keluarga dan pelayat kembali menangis histeris. Mereka tidak menyangka bahwa Ervina meninggal dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Seorang wanita menangis sambil berkata, "Allahu Akbar, itu benar Ervina."

Anggraini atau Ani, kakak Ervina, terlihat sangat lemas dan harus didampingi oleh beberapa perempuan. Ia dipandu untuk duduk di bangku teras rumah duka. Setelah sekitar 15 menit di dalam rumah duka, jenazah Ervina dibawa ke masjid untuk disalatkan.

Permintaan Maaf dari Keluarga

Pihak keluarga secara terbuka meminta maaf atas semua kesalahan yang mungkin dilakukan Ervina selama hidupnya. Salah satu anggota keluarga menyampaikan, "Kepergian Ervina kami anggap sebagai perjalanan hidup dia selama 25 tahun. Kami ikhlas dan meminta semuanya untuk memaafkan Ervina."

Setelah salat jenazah, jenazah Ervina dibawa ke pemakaman keluarga di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jenazah tiba sekitar pukul 20.10 WIB. Kesedihan mulai mereda, meskipun masih terdengar tangisan haru dari sanak keluarga dan kerabat.

Namun, ada seorang pria yang tampak sangat terpukul. Ia terlihat sangat lemas dan harus dipegang oleh beberapa orang agar tetap kuat berdiri. Seorang wanita paruh baya mencoba menenangkan pria tersebut dengan berkata, "Yang tua harus kuat, gak boleh nangis lagi. Ervina udah tenang dan bahagia disana, jangan ditangisin lagi."

Proses Pemakaman yang Menyentuh

Setelah jenazah Ervina ditutup dengan tanah, pria tersebut mendekati pusara dan jongkok di dekat batu nisan. Selama penaburan bunga oleh keluarga, ia terus mengelus batu nisan Ervina. Seorang wanita muda memeluk foto Ervina dan mendekati pria tersebut untuk menenangkannya.

Endang Supardi, ayah dari Ervina, menyampaikan bahwa keluarga sudah ikhlas melepas kepergian putrinya. "Keluarga sudah ikhlas, saya lepaskan semuanya, dan tidak menuntut apa-apa kepada Terra Drone," ujarnya.

Meski demikian, Endang menegaskan jika ada hak yang harus didapatkan oleh Ervina, ia meminta Terra Drone memberikannya. "Saya selaku orang tua, kalau ada yang terbaik bagaimana solusi terbaik aja," ujarnya.

Pesan Terakhir dari Ervina

Terungkap bahwa sebelum menjadi korban tewas, Ervina sempat mengirimkan video dan voice note ke keluarga. Anggraini, kakak Ervina, menyampaikan bahwa adiknya mengirim rekaman video dan voice note ke keluarga sebelum meninggal dunia.

"Jadi memang pas kebakaran terjadi, Ervina kirim video ke kaka saya yang juga kakanya almarhumah. Dia kasih tau kantornya kebakaran," kata Anggraini dengan nada bergetar.

Selain video, Ervina juga mengirimkan voice note suara adiknya yang mengatakan sudah pasrah di dalam gedung saat kantornya kebakaran. "Dia kirim voice note, isinya, 'Gua gak tau lagi ya, sumpah ini gua udah benar benar gabisa ngapa ngapain ya guys, maap banget. Gua gak tau lagi nih' gitu," ucapnya.

Ketika video dan voice note itu dikirimkan Ervina, menurut Ani, kakak mereka langsung mengirimkan voice note itu ke grup keluarga besar. Mereka pun panik dan syok saat tahu kabar itu.

Rencana Pemakaman dan Keberlanjutan

Saat ini, keluarga masih menunggu kehadiran jenazah Ervina di rumah duka. Rencananya, jenazah akan segera dimakamkan di pemakaman keluarga di Gang Langgar 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Semua berkas sudah dikirim dan dimasukkan ke RS Polri, masih menunggu aja nih kasihan kalau tidak cepat-cepat dimakamkan. Rencananya jenazah datang langsung dimakamkan," ujar Anggraini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan