
JAKARTA, aiotrade–
Kondisi yang penuh dengan rasa duka menyelimuti Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (10/12/2025), saat keluarga menerima peti jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone yang telah berhasil diidentifikasi.
Isak tangis keluarga pecah ketika satu per satu peti jenazah dibawa keluar menuju mobil ambulans yang akan mengantarkan korban ke rumah duka di berbagai daerah.
Dari pantauan aiotrade di lokasi, sejumlah keluarga korban tampak berkumpul di area Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati sambil menunggu panggilan untuk melihat jenazah serta mengambil barang-barang pribadi korban yang tersisa.
Sebanyak 12 keluarga korban dipanggil satu per satu untuk proses tersebut. Dalam momen yang penuh duka itu, sejumlah keluarga tampak saling menguatkan dengan berpelukan.
Tim psikologi juga disiagakan untuk mendampingi keluarga korban, memberikan pendampingan emosional selama proses penyerahan jenazah berlangsung.
Sementara itu, beberapa unit ambulans terlihat mengantre di area RS Polri Kramat Jati untuk membawa jenazah korban ke rumah duka masing-masing.
Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) RS Polri Kramat Jati Kombes Nariyana menjelaskan, seluruh jenazah yang telah teridentifikasi akan terlebih dahulu diserahkan kepada penyidik sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
"Kemudian hari ini atau malam hari ini, kami serahkan jenazah ini ke penyidik, dalam hal ini dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Jadi kami serahkan kepada penyidik, setelah itu nanti penyidik akan menyerahkan kepada pihak keluarga," ucap Nariyana di Gedung Forensik RS Polri Kramat Jati, Rabu (10/12/2025).
Sebelumnya, RS Polri Kramat Jati memastikan seluruh 22 jenazah korban kebakaran kantor PT Terra Drone telah berhasil diidentifikasi. Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru menjelaskan, 12 jenazah terakhir ditetapkan identitasnya melalui sidang rekonsiliasi ketiga.
"Pada pukul 15.30 tadi kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban dan memutuskan ada 12 jenazah telah kembali dan berhasil kita identifikasi," ucap Prima.
Dengan demikian, seluruh korban kebakaran telah teridentifikasi dan dapat diserahkan kepada keluarga masing-masing.
"Jadi tahap satu kemarin malam ada 3 jenazah, tahap dua tadi pagi ada 7 jenazah, dan untuk sore ini ada 12 jenazah, jadi totalnya 22 jenazah," jelasnya.
Berikut daftar 12 korban kebakaran Terra Drone yang baru teridentifikasi:
- Siti Sa’addah Ningsih, perempuan, 24 tahun
- Emilia Salim Tan, perempuan, 23 tahun
- Ervina, perempuan, 25 tahun
- Chandra Faajriati, perempuan, 19 tahun
- Tahsya Larasati, perempuan, 25 tahun
- Sendy Wijaya, laki-laki, 27 tahun
- Rayhansyah Pinago, laki-laki, 24 tahun
- Chintia Leni, perempuan, 29 tahun
- Rosdiana, perempuan, 26 tahun
- Muh Ikhsanul Mirja, laki-laki, 22 tahun
- Syaiful Fajar, laki-laki, 38 tahun
- Assyifa Mulandar, perempuan, 25 tahun
Sementara itu, 10 korban yang sebelumnya telah teridentifikasi pada tahap pertama dan kedua adalah:
- Pariyem, perempuan, 31 tahun
- Ninda Tan, perempuan, 32 tahun
- Muhammad Ariel Budiman, laki-laki, 24 tahun
- Mochamad Apriyana, laki-laki, 40 tahun
- Della Yohana Simanjuntak, perempuan, 22 tahun
- Nazaellya Tsabita Nurazisha, perempuan, 27 tahun
- Athiniyah Isnaini Rasyidah, perempuan, 18 tahun
- Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun
- Novia Nurwana, perempuan hamil, 28 tahun
- Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar