Perayaan Tahun Baru 2026 di Sragen Tanpa Hiburan Resmi
Ribuan warga Sragen memadati Alun-alun Sasono Langen Putro sejak sore hari untuk menyambut momen pergantian Tahun Baru 2026. Meskipun tidak ada panggung hiburan atau pesta kembang api resmi, antusiasme masyarakat tetap terlihat. Mereka berkumpul dengan keluarga, teman, dan kerabat, menunggu hingga pukul 00.00 WIB.
Semakin malam, jumlah warga yang hadir semakin bertambah. Banyak dari mereka duduk di sekitar alun-alun sambil menikmati suasana yang hangat dan tenang. Meski tidak ada acara resmi, warga tetap setia menanti momen yang dinanti-nanti.
Pada saat yang ditunggu-tunggu, kembang api tiba-tiba menyala dari empat arah alun-alun. Pertama dari selatan, kemudian barat, utara, dan akhirnya timur. Penyalaan kembang api ini dilakukan oleh warga sekitar alun-alun, meskipun tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Namun, momen tersebut tetap menarik perhatian banyak orang.

Rekaman Kebahagiaan Warga
Warga yang awalnya duduk langsung berdiri dan mulai merekam momen tersebut menggunakan ponsel masing-masing. Banyak dari mereka yang merekam adalah ibu-ibu, sementara anak-anak kecil tampak bahagia melihat kembang api yang menyala.
“Tidak semeriah dulu, tapi ya mau bagaimana lagi,” ujar salah satu warga yang hadir di lokasi. Meski tidak seheboh biasanya, perayaan sederhana ini tetap memberikan kesan tersendiri bagi para peserta.
Kembang api yang menyala secara bergantian berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu, warga mulai membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Jumlah pengunjung di alun-alun juga lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Setelah perayaan usai, Jalan Raya Sukowati Sragen kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan. Suasana kembali normal, namun kesan perayaan Tahun Baru 2026 tetap terasa di hati para warga yang hadir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar