Teka-Teki Kematian Keluarga di Tanjung Priok, Polisi Periksa 4 Tetangga

Teka-Teki Kematian Keluarga di Tanjung Priok, Polisi Periksa 4 Tetangga

Penemuan Tiga Jenazah di Kontrakan Tanjung Priok Masih Mencurigakan

Pembukaan pintu kontrakan di Jalan Warakas V, Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara menjadi momen mengerikan yang mengakibatkan tiga orang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Hingga hari Jumat (2/1/2026) malam, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian dan mencari keterangan dari para saksi.

Proses penyelidikan dilakukan oleh aparat kepolisian dengan memeriksa empat orang tetangga korban yang diduga mengetahui aktivitas terakhir penghuni kontrakan tersebut. Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, pemeriksaan terhadap saksi-saksi ini sedang berlangsung.

Anak Korban sebagai Saksi Awal

Selain tetangga, polisi juga memeriksa dua orang lain yang memiliki hubungan keluarga dengan korban. Salah satunya adalah anak korban yang pertama kali menemukan ketiga anggota keluarganya dalam kondisi tidak wajar. Dua orang tersebut, satu di antaranya baru saja pulang dari bekerja, dan satunya lagi berada di rumah saat kejadian. Keterangan mereka menjadi salah satu petunjuk awal yang kini sedang didalami oleh penyidik.

Menurut keterangan awal, saat anak korban membuka pintu kontrakan, ia mendapati keluarganya tergeletak dalam kondisi tidak wajar. Ia kemudian meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Warga sekitar yang menerima laporan langsung menghubungi pihak berwajib hingga akhirnya polisi tiba di lokasi kejadian.

Identitas Korban Terungkap

Diketahui bahwa tiga korban yang ditemukan meninggal dunia terdiri dari seorang ibu berinisial S (50 tahun), anak perempuan berinisial AA (27 tahun), serta anak laki-laki berusia 13 tahun yang juga berinisial AA. Ketiganya kini masih menjalani proses otopsi di RS Polri Kramat Jati guna memastikan penyebab pasti kematian mereka.

Proses Otopsi Masih Berlangsung

Proses otopsi dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang penyebab kematian ketiga korban. Hasil otopsi akan menjadi dasar bagi penyidik dalam menentukan apakah ada indikasi tindakan kriminal atau tidak.

  • Selama proses penyelidikan berlangsung, polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai sumber.
  • Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan keluarga korban dilakukan secara bertahap untuk memastikan semua informasi yang diperoleh dapat digunakan dalam penyelidikan.
  • Keberadaan korban di kontrakan tersebut masih menjadi pertanyaan besar, mengingat tidak ada tanda-tanda kekerasan atau ancaman yang terlihat di lokasi kejadian.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan