Tekad Arteta Patahkan Kutukan Arsenal Juara Paruh Musim

Arsenal Berusaha Pecahkan Kutukan Juara Paruh Musim

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menunjukkan tekad kuat untuk mematahkan kutukan yang selama ini menghantui tim Meriam London. Saat ini, Arsenal unggul empat poin atas Manchester City setelah meraih kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa. Sementara itu, Manchester City hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Sunderland.

Hasil ini membuat Arsenal kembali berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris pada akhir tahun 2025. Namun, sejak era Liga Primer Inggris dimulai, Arsenal selalu gagal mempertahankan posisi teratas saat memasuki pergantian tahun. Di masa-masa tersebut, tim asuhan Arteta sering kali terpeleset, terutama pada bulan Maret hingga April.

Arteta sendiri pernah mengalami "kutukan" tersebut pada musim 2022-2023. Saat itu, Arsenal melepas gelar juara paruh musim dan durasi di puncak klasemen selama 27 pekan kepada Manchester City. Akhirnya, Arsenal tertinggal lima poin dari City yang berhasil meraih trofi.

Tekad Arteta untuk Memecahkan Rekor

Jelang laga melawan Bournemouth pada Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, Mikel Arteta memberikan jawaban tegas terhadap tantangan yang ada. Meski tidak mengetahui statistik tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya dan tim siap memecahkan rekor tersebut.

"Mari kita pecahkan rekor itu," ujar Arteta dikutip dari ESPN. Ia juga menegaskan bahwa para pemainnya sangat termotivasi untuk meraih gelar juara pada musim ini.

"Itulah yang ditunjukkan para pemain setiap hari saat mereka bersama kami, berlatih, dan di setiap pertandingan. Anda bisa melihat keinginan mereka. Anda bisa melihat energi yang mereka curahkan, dan betapa besarnya keinginan mereka," tambahnya.

Arteta menyadari bahwa jalan yang masih panjang, sehingga ia meminta semua pemain untuk menikmati prosesnya. "Masih ada lima bulan lagi. Mari kita jalani hari demi hari, nikmati proses berada di posisi kita sekarang, dan raihlah yang terbaik," ujarnya.

Cedera Declan Rice Mengganggu Persiapan Tim

Arsenal menghadapi awal tahun 2026 dengan ditinggal beberapa pemain kunci karena cedera. Salah satunya adalah Declan Rice, yang mengalami cedera lutut. Rice harus absen saat menghadapi Bournemouth karena lututnya bengkak setelah bermain sebagai bek kanan darurat melawan Brighton pada 27 Desember.

Rice mengalami cedera lutut di babak pertama, tetapi bermain penuh selama pertandingan. Saat ditanya tentang kondisi lutut Rice, Arteta mengatakan bahwa ia masih belum mengetahui perkembangan terbaru.

"Belum, tetapi kami ada sesi latihan lagi hari ini. Mari kita lihat bagaimana perkembangannya dan bagaimana kondisi lututnya, tetapi [pertandingan melawan Villa] terlalu dini baginya."

"Anda menerima benturan, dan selama pertandingan Anda mampu, dengan adrenalin dan karena tubuh Anda hangat, untuk mempertahankan performa tersebut. Tetapi kemudian tubuh bereaksi, dan mungkin bereaksi lebih dari yang kita duga."

"Namun, jika melihat kembali tiga musim terakhir, kami mengalami lebih sedikit hari cedera dibandingkan sebelumnya. Kami mengalami cedera yang harus dipisahkan, yaitu cedera traumatis dan cedera ringan. Kami harus meningkatkan hal itu, tetapi kami lebih baik daripada beberapa tahun lainnya," tambahnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan