
Persiapan Terminal Purabaya Menghadapi Lonjakan Penumpang
Terminal Purabaya, yang terletak di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah memprediksi adanya lonjakan penumpang pada gelombang kedua libur Nataru. Prediksi ini berdasarkan pengalaman sebelumnya, di mana puncak arus Natal mencapai 42.826 penumpang. Dengan jumlah tersebut, terminal ini menjadi salah satu titik krusial dalam perjalanan transportasi darat.
Prediksi Lonjakan Penumpang
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, mengatakan bahwa hari Minggu (28/12/2025) akan menjadi waktu yang sangat sibuk bagi terminal ini. Meskipun saat ini sedang masa liburan, banyak warga yang masih menggunakan moda transportasi bus untuk bepergian ke kampung halaman atau berkunjung ke sanak saudara.
Verie menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha memberikan layanan yang nyaman dan efisien kepada calon penumpang. Selain itu, pihak terminal juga telah menyiapkan beberapa strategi agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan penumpang.
Evaluasi Puncak Arus Natal
Dalam evaluasi puncak arus Nataru pada 24 Desember 2025 lalu, Terminal Purabaya menerima sebanyak 42.826 penumpang. Angka ini mencakup penumpang yang tiba maupun yang hendak berangkat. Terdapat 26 jalur atau shelter keberangkatan yang tersedia di terminal ini.
Setiap harinya, sekitar 1.000 bus keluar masuk dari terminal. Saat momen liburan Nataru, pihak terminal juga menyediakan bus tambahan dari beberapa PO (Perusahaan Ongkos Angkutan) yang ada di Purabaya. Namun, bus-bus tambahan tersebut belum sepenuhnya dioperasikan karena situasi arus penumpang relatif terkendali.
Antisipasi Arus Balik
Meski tidak ada penumpukan yang signifikan, pihak terminal tetap melakukan pemantauan terhadap situasi di jalur keberangkatan. Verie mengharapkan bahwa saat arus balik nanti, kondisi akan tetap lancar dan tidak terjadi hambatan.
Arus balik akan menjadi fokus utama bagi penyedia jasa layanan di Terminal Purabaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kebijakan Work from anywhere (WFA), atau bekerja di mana saja. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan penumpang sehingga tidak terjadi penumpukan dalam satu waktu.
Strategi Pengelolaan Penumpang
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, terminal juga telah menyiapkan beberapa strategi seperti:
- Memastikan ketersediaan armada angkutan yang cukup
- Menjaga kebersihan dan kenyamanan di area terminal
- Memberikan informasi yang akurat kepada penumpang tentang jadwal keberangkatan
- Melibatkan petugas untuk terus memantau situasi di seluruh area terminal
Selain itu, pihak terminal juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan pengaturan parkir yang baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar