
Beberapa negara dan lembaga internasional telah menunjukkan keinginan untuk memberikan bantuan dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi di Pulau Sumatera. Dari Malaysia hingga Uni Emirat Arab, berbagai pihak menyatakan kesiapan mereka untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut.
Kesiapan Berbagai Negara dan Lembaga Internasional
Malaysia
Negara tetangga ini menjadi yang pertama memberikan bantuan internasional ke Aceh setelah banjir dan longsor besar melanda wilayah tersebut. Bantuan yang diberikan mencakup 2 ton pasokan medis, tim dokter, serta personel penyelamat. Mereka tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda pada 29 November 2025.
Paket bantuan senilai sekitar satu juta ringgit (sekitar Rp 4 miliar) mencakup obat-obatan, peralatan darurat, serta dukungan tenaga medis untuk fasilitas kesehatan yang diperlukan. Pengiriman ini dikoordinasikan oleh Gomez Medical Services dan Blue Sky Rescue Malaysia, menandai misi medis internasional pertama yang masuk ke Aceh.
Elon Musk dan Starlink
Perusahaan internet satelit milik Elon Musk, Starlink, menyatakan akan memberikan akses layanan gratis bagi masyarakat yang terdampak banjir besar di Indonesia – termasuk juga Sri Lanka yang terdampak Siklon Ditwah. Fasilitas ini berlaku hingga akhir Desember 2025 untuk pelanggan baru maupun yang sudah berlangganan. Starlink juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemasangan terminal dan memulihkan jaringan di wilayah Sumatera yang mengalami kerusakan terparah.
Liga Muslim Dunia (MWL)
Liga Muslim Dunia (MWL) menyatakan kesiapannya mengerahkan sumber daya untuk membantu penanganan bencana di Indonesia. Kesiapan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal MWL, Sheikh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, saat berkunjung ke Jakarta pada Jumat. Dalam unggahannya di X setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto, Al-Issa menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menegaskan komitmen MWL untuk memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak.
MWL sendiri merupakan organisasi Islam internasional berbasis di Arab Saudi yang berdiri sejak 1962, dengan fokus memperkuat pemahaman Islam secara global.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
PBB menyediakan kesediaannya untuk membantu bencana banjir di Sumatera. Sebelumnya mereka juga menyampaikan belasungkawa atas korban banjir dan longsor yang melanda Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara. Dalam konferensi pers Selasa waktu setempat, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan bahwa Sekjen Antonio Guterres berduka mendalam atas jatuhnya korban jiwa di Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
Guterres juga menyatakan solidaritas penuh kepada warga terdampak serta kesiapan PBB untuk membantu upaya kemanusiaan di kawasan. Dujarric menegaskan, PBB terus menjalin komunikasi dengan otoritas negara-negara terkait dan siap mendukung operasi penyelamatan maupun respons darurat bila diperlukan.
Uni Emirat Arab (UEA)
Kedutaan Besar Uni Emirat Arab juga sempat menyatakan kesiapan mereka membantu Indonesia dalam menangani banjir yang terjadi di Pulau Andalas, Jumat (5/12/2025). Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Abdulla Salem AlDhaheri mengatakan pihaknya intens berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
“Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya menerima panggilan dari negara kami, meminta saya untuk berkomunikasi dengan Menteri luar negeri di Indonesia. Kami mengerti bahwa Indonesia belum pernah menjadikan ini sebagai bencana nasional,” ujar Abdulla dalam konferensi pers di Jakarta.
Pernyataan Pemerintah Indonesia
Meskipun ada beberapa negara dan lembaga asing yang siap membantu, pemerintah Indonesia masih mengklaim mampu mengatasi bencana banjir tersebut. Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa situasi masih dapat diatasi dengan kemampuan nasional, meski tetap menghargai niat baik dari negara sahabat.
“Untuk bantuan sementara ini belum ya (membuka peluang asing). Meskipun kami juga mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih karena banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat,” katanya.
Doa untuk Masyarakat Terdampak
Bencana banjir yang menimpa masyarakat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh menjadi momen penting untuk saling berbagi kepedulian. Semoga semua yang terkena dampak bisa segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan seperti biasa.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar