Ternyata Jokowi Setuju dengan 2 Alumni Hukum UI Soal Tunjukkan Ijazah

Prediksi Jokowi Soal Polemik Ijazah yang Ternyata Benar

Polemik mengenai ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Meski Polda Metro Jaya telah menunjukkan ijazah tersebut dalam gelar perkara khusus, isu tentang keasliannya masih terus berlanjut. Hal ini seolah membuktikan prediksi Jokowi bahwa masalah tidak akan selesai hanya dengan memperlihatkan dokumen tersebut.

Prediksi Jokowi Terbukti

Dalam pertemuan tertutup dengan Mardiansyah Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara, Jokowi menyampaikan prediksi bahwa polemik ijazahnya tidak akan berhenti meski dokumen itu diperlihatkan kepada publik. Prediksi tersebut disampaikan dalam sebuah percakapan yang berlangsung hampir dua jam, namun pembahasannya sangat singkat.

Mardiansyah menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Jokowi hanya menyampaikan satu kalimat terkait polemik ijazah. Kalimat itu adalah: "Kan saya sudah duga sambil senyum pasti (ijazah saya) diperlihatkan pun juga tidak akan menyelesaikan persoalan."

Perkataan Jokowi kini dinilai relevan dengan situasi terkini, di mana perdebatan tetap berlanjut meskipun ijazah Jokowi telah ditunjukkan oleh penyidik.

Gelar Perkara Khusus Polda Metro Jaya

Pada Senin (15/12/2025), penyidik Polda Metro Jaya memperlihatkan ijazah Jokowi dalam gelar perkara khusus kasus ijazah tersebut. Namun, langkah ini belum sepenuhnya meredam polemik. Pihak Roy Suryo dan rekan-rekannya masih mempertanyakan keaslian ijazah yang ditunjukkan dalam proses tersebut.

Keaslian Ijazah Masih Diperdebatkan

Salah satu pihak yang masih mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi adalah Rismon Sianipar. Ia menyampaikan sejumlah catatan berdasarkan pengamatannya terhadap ijazah yang ditampilkan. Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan meskipun pengamatan dilakukan dengan mata telanjang.

Rismon membandingkan kondisi ijazah tersebut dengan ijazah miliknya. Ia mengungkapkan bahwa ijazah Jokowi memiliki cacat digital printing, seperti garis lurus yang tidak acak dan noda hitam di bagian bawah.

Menurut Rismon, hal-hal seperti ini bisa menjadi dasar untuk memperdebatkan keaslian ijazah tersebut.

Pandangan Ahli Hukum dan Kuasa Hukum

Prediksi Jokowi tentang tidak selesainya polemik ijazah disebut sejalan dengan pandangan dua alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia, yakni ahli hukum pidana UI Dr. Febby Mutiara Nelson dan kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.

Febby Mutiara menilai bahwa sengketa semacam ini tidak serta-merta berakhir hanya dengan pembuktian administratif di ruang publik. Ia menyampaikan bahwa ijazah yang ditunjukkan bisa palsu atau asli, sehingga bisa dibantah lagi.

Ia juga menyebutkan bahwa salah satu hal yang bisa diperdebatkan adalah jenis kertas dari ijazah tersebut. Jika diperlihatkan, maka akan diperlukan laboratorium forensik untuk menunjukkan apakah ijazah itu benar-benar asli atau tidak.

Sementara itu, Yakup Hasibuan menyampaikan pandangan serupa. Bahkan, pihaknya sudah memprediksi hal tersebut sejak polemik ijazah Jokowi mencuat. Ia mengatakan bahwa jika ijazah ditunjukkan langsung, maka akan ada pengecekan lebih lanjut.

"Kalau ditunjukkan langsung selesai enggak?" tanya Yakup kepada pihak Roy Suryo dan kawan-kawannya. "Saya teliti dulu kalau asli ya selesai, kalau palsu ya lanjut lagi."

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan