Kondisi KB PAUD Mawar Air Nabi yang Memprihatinkan
Kondisi Kelompok Bermain Pendidikan Usia Dini (KB PAUD) Mawar Air Nabi di Desa London, Kecamatan Taliabu Utara, Pulau Taliabu, Maluku Utara sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya bangunan sekolah permanen yang dapat digunakan sebagai tempat belajar bagi anak-anak usia dini.
Karenanya, murid-murid PAUD tersebut harus belajar di 'para-para', sebuah ruang sederhana yang biasanya digunakan sebagai tempat bersantai. 'Para-para' memiliki lantai dari bambu dan atap berbahan anyaman daun sagu. Meskipun terlihat sederhana, tempat ini menjadi satu-satunya alternatif untuk kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman.
Lokasi KB PAUD Mawar Air Nabi berada di Dusun Air Nabi, Desa London, yang terletak di kawasan pegunungan dan jauh dari pusat kota. Informasi ini dibenarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Pulau Taliabu, Suratman Baharudin, saat melakukan reses di wilayah tersebut.
Suratman mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa tinggal diam melihat kondisi pendidikan masyarakat di pelosok dan pegunungan yang belum mendapatkan akses layak. Ia menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan sekolah yang layak bagi KB PAUD Mawar Air Nabi.
"Kita tidak bisa tinggal diam ketika sebagian keluarga kita yang berdomisili di pelosok dan pegunungan belum mendapat pendidikan layak," ujarnya pada Selasa (31/12/2025).

Menurut Suratman, saat ini terdapat empat guru yang bertugas mengajar belasan siswa-siswi di KB PAUD Mawar Air Nabi. Ia menilai kehadiran PAUD ini sebagai bentuk penyelamatan regenerasi dari ketertinggalan pendidikan di daerah tersebut.
Bagi Suratman, pendidikan yang layak wajib didukung dan diperhatikan, terutama bagi masyarakat pribumi yang telah lama tinggal di pelosok Pulau Taliabu. Ia menilai kehadiran KB PAUD Mawar Air Nabi sebagai solusi untuk mendekatkan keluarga-keluarga yang terisolir di pegunungan Air Nabi dengan pendidikan sejak usia dini.
Politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan bahwa para pemuda desa setempat turut serta dalam membangun 'para-para' yang digunakan sebagai tempat belajar. Mereka sangat mendukung jika sekolah bisa hadir di tengah-tengah lingkungan yang jauh dari kawasan perkotaan.
Selain itu, Suratman meminta pemerintah daerah agar segera mewujudkan pembangunan KB PAUD Mawar Air Nabi. Di lokasi tersebut, warga sekitar siap menghibahkan lahan apabila sekolah tersebut dibangun untuk meningkatkan kualitas pendidikan regenerasi.
"KB PAUD Mawar Air Nabi sudah menyiapkan lokasi untuk pembangunan, mulai dari surat jual beli hingga surat hibah dari pembeli ke KB PAUD Mawar Air Nabi untuk kepentingan pembangunan," tegasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar