Tiga Berita Terpopuler: Banjir Berulang di Gurun Laweh, Lumpur Penuhi Rumah Warga, Truk Jatuh ke Jur

Berita Populer Padang: Banjir yang Terus Mengancam dan Kecelakaan Truk di Sitinjau Lauik

Berikut adalah rangkuman berita terpopuler di Kota Padang pada hari Sabtu (3/1/2026). Mulai dari banjir yang mengancam permukiman hingga kecelakaan truk di kawasan Sitinjau Lauik, berikut penjelasannya.

1. Warga Gurun Laweh Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Masalah Banjir

Warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Kuranji, khususnya di kawasan Kampung Chaniago, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, kembali menyuarakan kekhawatiran mereka akibat banjir yang terus berulang.

Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah-langkah konkret guna mengendalikan aliran sungai yang kian mengancam permukiman warga.

Sejak banjir bandang atau galodo pada akhir November 2025 lalu, kondisi di kawasan tersebut semakin memprihatinkan. Puluhan rumah warga dilaporkan sering terendam banjir, bahkan sebagian besar mengalami kerusakan berat hingga hanyut terseret arus sungai.

Salah seorang warga, Feby (34), mengatakan bahwa sebelum banjir bandang melanda, posisi aliran sungai masih cukup jauh dari permukiman. Bahkan, aliran sungai tidak terlihat dari rumah warga karena tertutup oleh area perkebunan masyarakat.

“Dulu aliran sungai jauh dari rumah, sekitar 100 sampai 200 meter. Dari sini saja tidak kelihatan karena masih tertutup kebun masyarakat,” ujar Feby saat ditemui.

Namun, setelah banjir bandang, kondisi berubah drastis. Banjir terus berulang dan air sungai secara perlahan menggerus tanah di bantaran sungai hingga mendekati rumah-rumah warga.

“Sejak banjir bandang kemarin, banjir terus berulang-ulang. Bahkan, banjir yang terakhir kemarin masih ada rumah warga yang hanyut,” katanya.

2. Lumpur Masuk Rumah Akibat Banjir di Pasar Lalang Kuranji

Pascabanjir di RT 01 RW 07, Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, warga mengatakan air sempat masuk ke dalam rumah setinggi satu meter lebih.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekira pukul 09:00 WIB. Banjir disebabkan oleh meluapnya air sungai yang berada di belakang permukiman warga.

Tanggul sungai jebol karena debit air meningkat usai hujan lebat sejak Kamis (1/1/2026) malam hingga Jumat (2/1/2026) malam.

Melati, salah seorang warga, menjelaskan bahwa air masuk ke dalam rumahnya dengan ketinggian hampir satu meter. Ia menunjukkan bekas air di dinding rumahnya sebagai bukti.

“Bisa dilihat dari bekas air di dinding rumah saya ini, kira-kira ketinggiannya hampir 1 meter lebih,” ujarnya.

Rumah Melati dimasuki banjir karena dinding bagian belakang jebol akibat dihantam kayu besar yang terbawa oleh banjir.

“Dinding belakang rumah saya jebol, makanya air masuk. Jebolnya karena dihantam kayu besar yang terbawa oleh banjir,” tambahnya.

Banjir juga menyisakan tanah, lumpur, batu, dan kayu di dalam rumah Melati. Meski sudah dibersihkan, material tersebut mengendap sekitar 30 sentimeter.

3. Truk Masuk Jurang di Sitinjau Lauik

Akibat tidak kuat menanjak, sebuah truk masuk ke dalam jurang di Kelok S, kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu (3/1/2026).

Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Sosmedya, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut data awal dari Kapolsek, truk tersebut mengalami kecelakaan tunggal karena tidak kuat menanjak. Truk mundur dan masuk ke dalam jurang.

Saat ini, petugas sedang melakukan pendataan di lokasi kecelakaan. Sampai saat ini belum ada informasi lengkap tentang kronologi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. “Tidak ada korban, atau nihil korban jiwa,” tambah Kapolsek.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan