
Laporan Reporter nurulamin.pro, Petrus Chrisantus Gonsales
nurulamin.pro, LABUAN BAJO - Dalam upaya pencarian tiga korban warga Spanyol yang belum ditemukan, tim SAR gabungan menyempatkan diri bertemu para nelayan yang sedang memancing untuk memberikan informasi dan himbauan.
Sabtu (3/1/2025), dalam penyisiran ke wilayah Rinca, tim SAR gabungan bertemu tiga kapal motor nelayan yang sedang berlabuh. Tiga kapal ini merupakan milik nelayan dari Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Saat dihampiri, para nelayan di tiga kapal sedang tidur beristirahat. Ketika ditanya, mereka menjawab sedang beristirahat menunggu waktu yang tepat untuk memancing.
Kepala Pos Basarnas Labuan Bajo, Edy Suryono menyampaikan kepada para nelayan untuk selalu mewaspadai cuaca dan jangan berlama-lama di laut.
"Lagi buat apa? kalau mancing ingat cuaca ya, sudah ada surat peringatan. Di laut jangan lama-lama ya, cukup tiga hari, habis itu pulang ya," kata Edy, dengan ramah kepada para nelayan.
Tidak lupa juga, Edy meminta bantuan kepada para nelayan apabila menemukan tanda-tanda adanya bangkai kapal KM Putri Sakina ataupun korban yang masih hilang, diimbau agar nelayan segera menginformasikan kepada petugas.
"Dengar to ada kapal yang tenggelam? kita lagi pencarian ini. Kalau ada ketemu bangkai kapalnya ataupun korbannya, langsung beritahu petugas ya," ujarnya.
Para nelayan yang mendengar penyampaian Edy pun, mengangguk dan mengiyakan.
"Baik pak," jawab seorang nelayan dari dalam kapal kayu yang berwarna putih,hijau dan kuning, bertuliskan bantuan Ban Syariah di samping badan kapal.
KBO SatPolairud Polres Manggarai Barat, IPDA Hendro Manurung pun turun dan berinteraksi bersama para nelayan.
"Ini lagi tangkap ikan apa ini pak?," kata IPDA Hendro.
"Ikan tenggiri pak, kalau itu umpannya," jawab nelayan berbaju merah, sambil menunjukan jarinya ke arah box gabus berwarna putih yang berisi ikan tembang.
"Jangan pakai bom ya tangkapnya," tegas IPDA Hendro.
Seorang petugas PT. Padar Heritage Conservation (PHC) yang ikut di dalam spead Basarnas pun menyarankan kepada para nelayan agar melaporkan dahulu ke Pos Rinca, sebelum memancing di area tersebut.
Kawasan Rinca merupakan salah satu kawasan yang berada dalam Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Segala flora dan fauna di dalam kawasan ini terlindungi.
Sehingga para nelayan yang ingin memancing di area ini harus melaporkan diri ke setiap Pos TNK yang ada di setiap pulau-pulau yang ada.
Setelah tim SAR gabungan berinteraksi bersama para nelayan, tim kemudian melanjutkan pencarian dengan menyisir ke tepian pantai hingga ke tengah laut l.
Dari sisi selatan Pulau Padar tepatnya di Nusa Kode, tim melaju menuju ke sisi Utara, di sekitar pulau Papagarang, pulau Sebayur, hingga ke Taka Makasar. Selama penyisiran tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan bangkai kapal maupun keberadaan korban.
Disaksikan TribunFlores.com, cuaca hari sangat mendukung. Ditandai langit cerah. Namun, saat memasuki selat, arus sangat kencang dan air laut membentuk pusaran-pusaran.
Setelah seharian melakukan penyisiran dan tidak mendapatkan hasil, tim SAR gabungan memutuskan kembali ke pos BTNK Padar, sembari mempersiapkan diri untuk pencarian di hari terakhir esok hari. (moa)
Ikuti Berita nurulamin.proLainnya di GOOGLE NEWS
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar