Tim SAR gabungan temukan sisa KM Putri Sakinah di Pulau Padar

Tim SAR gabungan temukan sisa KM Putri Sakinah di Pulau Padar

Operasi Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Perairan TNK

Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo (TNK) terus berlangsung. Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan kapal yang diduga merupakan bagian dari bangkai KM Putri Sakinah di kawasan hutan bakau Pulau Padar dan sekitarnya.

Temuan ini menjadi indikasi penting dalam upaya pencarian lanjutan terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa temuan tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan pemetaan ulang area pencarian.

“Pada pencarian hari kelima, tim SAR gabungan menemukan serpihan yang diduga kuat merupakan bagian dari bangkai KM Putri Sakinah. Temuan ini menjadi bahan evaluasi dan pemetaan ulang area pencarian,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.

Pelibatan Berbagai Instansi dalam Operasi Pencarian

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.00 Wita dengan apel dan pembagian sektor pencarian. Kegiatan ini melibatkan personel Ditpolairud Polda NTT, Polres Manggarai Barat, Basarnas, TNI AL, KSOP, Baharkam Mabes Polri, serta komunitas penyelam profesional.

Sejumlah sarana dan prasarana dikerahkan dalam operasi ini, antara lain kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), KN SAR Puntadewa, serta penggunaan teknologi sonar system, seabob, dan penyelaman di titik-titik strategis di sekitar Selat Padar, Pulau Serai, hingga perairan Siaba dan Tatawa.

“Penyisiran dilakukan secara menyeluruh, baik di permukaan laut, bawah air melalui penyelaman dan snorkeling, maupun di kawasan hutan bakau. Meski korban belum ditemukan, serpihan kapal yang ditemukan menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan,” jelasnya.

Proses Evaluasi dan Strategi Pencarian Lanjutan

Hingga operasi hari kelima berakhir, tiga korban WNA asal Spanyol masih belum ditemukan. Seluruh data hasil penyelaman, snorkeling, serta pemindaian sonar akan dievaluasi untuk menentukan strategi pencarian selanjutnya.

“Operasi hari ini berjalan aman dan lancar. Pencarian akan dilanjutkan dengan strategi yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi cuaca,” tutup Kabid Humas Polda NTT.

Teknologi dan Kolaborasi dalam Operasi

Dalam operasi pencarian, berbagai teknologi canggih seperti sonar system dan seabob digunakan untuk memperluas area pencarian. Teknologi ini membantu tim SAR dalam mengidentifikasi area yang mungkin menjadi lokasi korban atau bagian-bagian kapal yang hilang.

Selain itu, kolaborasi antara berbagai instansi seperti TNI AL, Basarnas, dan polisi laut memastikan operasi berjalan efektif dan koordinasi yang baik. Tim penyelam profesional juga turut berkontribusi dalam penyelaman di area yang sulit dijangkau.

Persiapan untuk Operasi Hari Berikutnya

Setelah operasi hari kelima, tim SAR akan melakukan evaluasi terhadap semua data yang telah dikumpulkan. Hal ini bertujuan untuk menentukan strategi pencarian yang lebih tepat dan efisien. Tim juga akan memantau kondisi cuaca agar dapat memastikan keamanan dan kelancaran operasi pada hari-hari berikutnya.

Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaborasi yang baik, operasi pencarian korban KM Putri Sakinah terus berlangsung dengan harapan besar untuk menemukan tiga korban yang masih hilang.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan