
Bakti Sosial Meuseuraya 2026: Kampus Berikan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir
Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmen nyata terhadap masyarakat dengan menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Meuseuraya 2026 di Pidie Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Januari 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terkena dampak banjir.
Baksos ini dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof Dr Marwan, dan melibatkan berbagai pihak seperti satuan tugas (satgas), pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dharma wanita, serta relawan USK. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pembersihan masjid, penyediaan fasilitas air bersih, serta penyaluran bantuan logistik dan perlengkapan masjid di tiga lokasi yang terdampak.
Lokasi dan Fokus Baksos
Tiga masjid yang menjadi sasaran dalam Baksos Meuseuraya 2026 adalah: * Masjid Al Munawwarah Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua * Masjid Baitul Makhfirah Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu * Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya
Rektor USK, Prof Dr Marwan menyampaikan bahwa kehadiran kampus di Pidie Jaya merupakan wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang terkena musibah banjir. Ia menekankan bahwa Baksos Meuseuraya ini adalah bagian dari pengabdian USK kepada masyarakat sekaligus bentuk keprihatinan atas kondisi wilayah yang masih dalam masa tanggap darurat hingga 8 Januari 2026.
“Kami hadir untuk membantu semampu kami, mulai dari pembersihan masjid, penyediaan fasilitas air bersih, hingga penyaluran bantuan logistik. Ini merupakan ikhtiar kecil dari kampus dan semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Rektor.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Camat Kecamatan Meurah Dua, Iskandar Usman menyampaikan apresiasi atas kehadiran USK di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa seluruh 19 desa di Kecamatan Meurah Dua terdampak banjir, bahkan beberapa desa sempat terisolasi selama hampir dua pekan.
“Kehadiran USK merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Dengan adanya gotong royong hari ini, masjid menjadi bersih dan layak digunakan kembali. Kami berharap USK terus menjadi mitra serta penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan yang masih mendesak,” ujarnya.
Hubungan USK dengan Pidie Jaya
Prof. Marwan juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Pidie Jaya, khususnya Kecamatan Meurah Dua, atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada rombongan USK. Ia menuturkan bahwa hubungan USK dengan Pidie Jaya telah terjalin erat sejak peristiwa gempa bumi tahun 2016, termasuk keterlibatan USK dalam mendukung pengaktifan layanan rumah sakit pada masa tanggap darurat saat itu.
Kepedulian dan Gotong Royong
Baksos Meuseuraya 2026 tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa gotong royong antara kampus dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, USK menunjukkan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam masyarakat, terutama dalam situasi darurat atau bencana.
Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, USK menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui program-program pengabdian yang telah dirancang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar