
nurulamin.pro.CO.ID - JAKARTA.
Edukasi pasar tetap menjadi salah satu aspek penting yang perlu dilakukan oleh pelaku usaha, terutama dalam memperkenalkan produk inovatif yang belum dikenal masyarakat luas. Salah satu contohnya adalah Seed Paper Indonesia, sebuah perusahaan yang mengolah limbah kertas menjadi kertas benih (seed paper) yang bisa digunakan sebagai media tanam yang ramah lingkungan.
Riska Fadila Sari, pendiri Seed Paper Indonesia, menjelaskan bahwa sejak mendirikan usaha tersebut pada tahun 2020, pihaknya harus melakukan upaya ekstra untuk memberikan pemahaman kepada konsumen tentang produk yang mereka tawarkan.
"Ada tantangan besar dalam memasarkan produk ini di Indonesia. Kita tidak bisa langsung memberi tahu konsumen bahwa ini adalah seed paper. Kita harus memberikan penjelasan terlebih dahulu, karena jika tidak, mereka tidak akan memahami apa itu seed paper," ujar Riska kepada nurulamin.pro beberapa waktu lalu.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Seed Paper Indonesia aktif membuat konten edukasi. Tujuannya adalah agar masyarakat lebih paham tentang manfaat dan keunikan produk yang mereka tawarkan. Selain itu, agar bisa menjangkau pasar internasional, konten edukasi tersebut juga dibuat dalam bahasa Inggris.
"Saat ini PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) juga fokus pada penanganan perubahan iklim. Produk kami juga berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim dengan cara mendaur ulang sampah kertas," tambah Riska.
Selain itu, Riska memiliki rencana pengembangan produk kertas ramah lingkungan yang menggunakan jenis sampah lain sebagai pendamping dari seed paper. Meskipun belum merinci detailnya, ia menyatakan bahwa dari usaha tersebut, setiap bulan ia mampu meraih omzet antara Rp 40 juta hingga Rp 60 juta.
Strategi Edukasi Pasar
Seed Paper Indonesia mengandalkan strategi edukasi sebagai salah satu langkah utama dalam memperkenalkan produknya. Berikut beberapa metode yang digunakan:
- Membuat konten edukasi melalui media sosial
- Menyediakan informasi lengkap tentang manfaat dan cara penggunaan seed paper
- Menggunakan bahasa Inggris untuk menjangkau pasar internasional
Kontribusi terhadap Lingkungan
Produk Seed Paper Indonesia tidak hanya bermanfaat bagi pengusaha, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan limbah kertas, perusahaan ini membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Selain itu, produk ini juga berperan dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim.
Rencana Pengembangan
Riska Fadila Sari menyatakan bahwa pihaknya sedang merancang pengembangan produk kertas ramah lingkungan yang menggunakan jenis sampah berbeda. Hal ini bertujuan untuk memperluas pilihan produk dan meningkatkan efisiensi proses daur ulang.
Omzet Bulanan
Dari usaha yang dirintis sejak tahun 2020, Seed Paper Indonesia mampu mencatatkan omzet rata-rata sebesar Rp 40 juta hingga Rp 60 juta per bulan. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk ramah lingkungan semakin meningkat di pasar Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar