Tipu 19 Miliar, Saldo Ayu Puspita Tinggal 330 Ribu, Ternyata untuk Bayar Uang Muka Ini

Tipu 19 Miliar, Saldo Ayu Puspita Tinggal 330 Ribu, Ternyata untuk Bayar Uang Muka Ini

Kasus Penipuan Wedding Organizer yang Menyedot Dana Hingga 19 Miliar Rupiah

Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Ayu Puspita, seorang penyelenggara acara pernikahan (wedding organizer), kembali memicu kemarahan publik. Ayu diduga menggelapkan dana pernikahan calon pengantin hingga mencapai belasan miliar rupiah. Namun, saat para korban mengecek rekening banknya, hanya tersisa sekitar Rp330 ribu.

Peristiwa ini terjadi ketika ratusan calon pengantin mendatangi kediaman Ayu di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu (7/12/2025). Kedatangan mereka adalah puncak dari kekesalan akibat pelaksanaan pernikahan yang berantakan bahkan batal total karena jasa WO tidak disediakan sebagaimana dijanjikan.

Saldo Rekening Ayu Puspita Hanya Rp330 Ribu

Dalam kondisi lemas dan dengan wajah tampak lusuh, Ayu menuruti desakan korban untuk membuka ponselnya dan menunjukkan saldo rekening secara langsung. Para korban meminta ia membuka rekening BCA dan menunjukkan transaksi serta saldonya. Saat layar ponsel ditunjukkan, terlihat bahwa saldo rekening Ayu hanya tersisa sekitar Rp330 ribu.

Jauh dari dugaan puluhan miliar rupiah yang disebut-sebut telah masuk ke rekeningnya. Salah satu korban yang tidak bisa menahan emosi berkata, “Gila, Rp300 ribu! ATM gue aja nggak segitu!”

Saldo Pegawai WO Hanya Jutaan

Tidak hanya Ayu, dua orang yang diduga sebagai anggota komplotannya, yakni Reifa dan Dimas, juga diminta membuka rekening bank mereka masing-masing. Reifa, yang disebut baru menerima komisi senilai Rp191 juta pada 6 November, memperlihatkan saldo rekening yang hanya tersisa sekitar Rp2 juta. Kondisi itu membuat korban semakin geram dan disebut sudah menggunakan uangnya ratusan juta.

“Sefantastis itu gajinya, kok sekarang tinggal dua juta? Sehedon itu kah kamu?” ucap salah seorang korban dengan nada tinggi. Sementara itu, Dimas disebut sebagai pegawai WO yang juga menerima komisi hingga Rp50 juta per bulan. Namun, saat dimintai pertanggungjawaban, ia tidak mampu menunjukkan aset maupun saldo rekening yang memadai.

Ayu Mengaku Gunakan Uang Klien untuk DP Rumah

Di tengah desakan agar mengembalikan uang calon pengantin, Ayu akhirnya memberikan penjelasan. Ia mengaku menggunakan sebagian dana untuk membayar uang muka rumah mewah yang hendak ia beli. “Saya menggunakan sebagian dana untuk membayar uang muka rumah, tapi saya sedang berusaha menjual rumah tersebut untuk mengembalikan uang klien,” ujar Ayu dalam pernyataannya.

Pernyataan Ayu tersebut justru semakin memicu amarah korban yang menganggapnya menyalahgunakan dana klien untuk kepentingan pribadi.

Dugaan Kerugian Capai Rp19,3 Miliar, Korban Lebih dari 200 Orang

Dari data awal yang beredar, jumlah korban diperkirakan mencapai lebih dari 200 orang dengan total kerugian mencapai Rp19,3 miliar. Namun hingga artikel ini diterbitkan, baru 87 korban yang secara resmi melapor ke kepolisian.

Para korban merasa ditipu setelah persiapan acara pernikahan mereka berjalan kacau. Banyak di antara mereka yang harus menerima kenyataan pahit karena pesta pernikahan tidak berlangsung sebagaimana direncanakan meski pembayaran kepada WO telah lunas.

Kasus ini kini secara resmi ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara. Ayu Puspita telah diamankan sejak Minggu siang setelah warga mengantarnya ke Polres Metro Jakarta Timur, dan kemudian dialihkan ke Polres Jakarta Utara sesuai locus delicti.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan