
Perpanjangan Jam Operasional TMII Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah memperpanjang jam operasionalnya selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengunjung yang ingin menikmati berbagai aktivitas budaya dan hiburan yang tersedia di kawasan tersebut.
Corporate Secretary TMII, Agdya Yogandari, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki target kunjungan sebesar 35.000 orang per hari selama masa liburan kali ini. "Pada hari Kamis, 25 Desember 2025, kita sudah mencatat sekitar 13.000 pengunjung pada pukul dua siang. Target kami adalah 32.000 pengunjung per hari," ujar Agdya saat berada di TMII, Kamis.
Salah satu alasan peningkatan jumlah pengunjung adalah karena perpanjangan jam operasional. Sebelumnya, TMII tutup pada pukul 20.00 WIB, namun kini diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Dengan demikian, pengunjung memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati berbagai pertunjukan dan kegiatan yang disediakan.
Selama libur Natal dan Tahun Baru, TMII menyajikan beragam pertunjukan budaya yang menarik minat masyarakat. Mulai dari Reog Ponorogo hingga atraksi air mancur, semua ini dirancang untuk memperkuat identitas budaya Indonesia. Salah satu yang paling diminati adalah instalasi "9 Matahari" yang menghadirkan hutan menyala dengan tema "Dongeng Nusantara". Instalasi ini menunjukkan DNA budaya yang terasa jelas dalam setiap detailnya.
Selain itu, TMII juga kembali menampilkan pertunjukan Tari Kecak yang sempat viral beberapa waktu lalu. Pertunjukan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung keindahan tarian tradisional Indonesia.
Secara keseluruhan, TMII menargetkan total kunjungan sekitar 430.000 orang selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Angka ini meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2024. "Ini menunjukkan bahwa TMII tetap menjadi destinasi favorit bagi warga Jakarta dan daerah sekitarnya untuk menghabiskan waktu liburan," kata Agdya.
Sejak pagi hari, kawasan wisata edukasi ini telah dipadati oleh pengunjung dari berbagai daerah. Arus kedatangan pengunjung terlihat ramai di pintu masuk utama TMII. Setelah memasuki kawasan, sebagian besar pengunjung tampak mengantre angkutan keliling (angling) untuk berkeliling anjungan-anjungan provinsi yang tersebar di area TMII.
Selain angling, TMII juga menyediakan alternatif transportasi ramah lingkungan seperti skuter listrik dan sepeda listrik yang dapat disewa oleh pengunjung. Fasilitas ini membantu pengunjung menikmati suasana TMII yang lebih asri tanpa harus menggunakan kendaraan bermotor.
Di sejumlah titik, tenant makanan turut disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, mulai dari makanan berat hingga camilan. Banyak pengunjung yang memilih untuk berpiknik di sekitar anjungan atau area danau TMII dengan menggelar tikar sambil menyantap bekal atau makanan yang dibeli di lokasi. Hal ini menambah kenyamanan dan keseruan pengunjung selama berkunjung ke TMII.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar