Tol Japek II Selatan buka fungsional Lebaran 2026, jalur alternatif ke Bandung

JAKARTA, KOMPAS.TV- Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan dipastikan akan mulai difungsionalkan secara terbatas pada arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Ruas yang disiapkan dalam tahap awal adalah Seksi Setu–Sukabungah, yang kini terus dikebut penyelesaiannya oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, ruas tersebut akan menjadi jalur alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek eksisting saat puncak arus mudik.

“Tol Japek II Selatan kali ini sudah sampai Setu. Walaupun masih fungsional, ini sudah bisa dimanfaatkan saat Lebaran,” kata Rivan dalam keterangan resminya kepada media di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, Jasa Marga juga menyiapkan pemasangan lampu penerangan permanen di sepanjang ruas fungsional tersebut.

“Supaya masyarakat yang melintas tidak merasa gelap dan lebih nyaman. Kalau sudah nyaman, tentu pemanfaatannya akan lebih optimal,” ujar Rivan.

Mengutip unggahan akun Instagram resmi Jasa Marga, Tol Japek II Selatan memiliki panjang total sekitar 62 kilometer dan mulai dibangun sejak 2019 dengan nilai investasi mencapai Rp14,69 triliun.

Selain mempercepat waktu tempuh Jakarta–Bandung dari sisi selatan, keberadaan tol ini juga diharapkan mengurangi beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek eksisting dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bekasi; Bogor; Karawang; dan Purwakarta.

Kemudian memperlancar arus logistik dan menurunkan biaya distribusi. Proyek ini ditargetkan dapat rampung secara bertahap mulai 2026.

Tol Japek II Selatan terbagi dalam beberapa seksi, dengan rincian sebagai berikut:

A. Seksi 1 dan 2 (Jatiasih–Bantargebang–Setu)

Panjang sekitar 7,2 km. Saat ini masih dalam tahap awal, pembebasan lahan baru sekitar 9,84 persen dan konstruksi belum dimulai.

B. Seksi 3 (Setu–Sukaragam)

Panjang 10,5 km. Pembebasan lahan telah mencapai 86,1 persen dan progres konstruksi sekitar 70,3 persen. Ruas inilah yang disiapkan untuk fungsional Lebaran 2026.

C. Seksi 4 (Sukaragam–Bojongmangu)

Panjang 13 km. Pembebasan lahan hampir rampung 97,9 persen dengan progres konstruksi sekitar 68,1 persen.

D. Seksi 5 dan 6 (Bojongmangu–Kutanegara–Sadang)

Panjang total 31,2 km. Pembebasan lahan sudah mencapai 98 persen dan progres konstruksi sekitar 90,4 persen.

Dengan mulai difungsionalkannya ruas Setu–Sukabungah pada Lebaran 2026, pemerintah dan Jasa Marga berharap beban lalu lintas mudik tahun depan bisa lebih terdistribusi dan tidak lagi bertumpu pada satu koridor utama.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan