Tony Wenas raih penghargaan BIG 40: pemimpin transformatif bawa Freeport melewati krisis


aiotrade,
JAKARTA — Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), mendapatkan penghargaan bergengsi bernama BIG-40: Mining Crisis Resilience and Strategic Stability. Penghargaan ini diberikan kepada Tony atas kepemimpinan yang kuat dan transformatif di PTFI. Dengan kepemimpinannya, ia berhasil membawa perusahaan melewati berbagai tantangan krusial.

Salah satu periode paling kritis yang dihadapi oleh PTFI adalah mengelola ketidakpastian regulasi dan negosiasi pasca-divestasi saham mayoritas. Selain itu, Tony juga memastikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tinggi di tambang kelas dunia milik PTFI. Kepemimpinan Tony dalam menghadapi tantangan operasional, bencana alam, serta situasi geopolitik telah memberikan stabilitas strategis bagi PTFI.

Kontribusi dari Tony sangat penting dalam menjaga kelangsungan produksi tembaga dan emas. Hal ini juga berdampak pada penerimaan negara dari sektor pertambangan jangka panjang. Penghargaan BIG-40 diberikan oleh Bisnis Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap 40 tokoh yang memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Indonesia.

Penghargaan ini mencakup berbagai bidang seperti ekonomi dan bisnis; sosial dan politik; budaya dan lingkungan; hingga olahraga. Tokoh-tokoh yang mendapatkan penghargaan ini memiliki rekam jejak luar biasa. Mereka termasuk inspirator nasional, perumus kebijakan yang mendukung perkembangan dunia usaha, pendiri dan pelopor perusahaan besar, serta tokoh penggerak pembangunan daerah.

Selain itu, penghargaan ini juga diberikan kepada para eksekutif dan profesional terkemuka, generasi muda visioner, serta tokoh yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan hubungan publik. Proses pemilihan dilakukan dengan metode yang ketat, termasuk penelitian mendalam, penelusuran rekam jejak publik, dan kurasi komprehensif oleh tim redaksi Bisnis Indonesia yang dikenal sangat selektif dan independen.

BIG-40 tidak hanya menjadi wujud penghormatan terhadap dedikasi dan pencapaian tokoh-tokoh tersebut, tetapi juga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat dan dunia usaha untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

Profil Tony Wenas
Tony Wenas memiliki pengalaman kepemimpinan yang panjang di berbagai perusahaan besar. Sebelum menjabat sebagai Presiden Direktur PTFI pada Desember 2018, ia pernah menjadi Wakil Presiden Eksekutif & Direktur PTFI. Pria lahir tahun 1962 ini juga pernah menjabat sebagai pimpinan di beberapa perusahaan seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Berkat Resources Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Lulusan Sarjana Hukum Universitas Indonesia (UI) ini memulai karirnya sebagai Department Contract Administrator di Atlantic Richfield Indonesia (ARCO) dari tahun 1989 hingga 1991. Setelah itu, dia menjabat sebagai Pro Manager & Special Assistant to BOD di PT Bank Merincorp pada 1991 hingga 1993. Pada 1994 hingga 1999, Tony menjabat sebagai Corporate Legal Manager di PT Bakrie Communications Corp.

Di tahun 1999 hingga 2001, Tony menjabat sebagai Senior Manager Legal di PT Pasifik Satelit Nusantara. Ia kemudian menjadi Wakil Presiden Eksekutif & Direktur PTFI selama periode 2001 hingga 2010. Setelah meninggalkan PTFI, Tony menjadi Presiden & CEO PT Vale Indonesia Tbk dari 2010 hingga 2011. Pada 2012 hingga 2014, ia menjabat sebagai Country Head Indonesia Intrepid Mines Ltd.

Tony kembali ke PTFI sebagai Direktur/Wakil Presiden Eksekutif pada 2017 hingga 2018. Setelah itu, ia ditunjuk sebagai Presiden Direktur PTFI sejak 2018 hingga saat ini. Di bawah kepemimpinannya, PTFI melakukan negosiasi penting dengan pemerintah Indonesia, termasuk penyelesaian isu divestasi, izin khusus (IUPK), dan perpanjangan periode operasi hingga 2041.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan