Tren Wisata Purbalingga Meningkat, Owabong Tetap Jadi Favorit

Kunjungan Wisata Selama Nataru 2025-2026 di Kabupaten Purbalingga Menunjukkan Tren Positif

Kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 di Kabupaten Purbalingga menunjukkan tren yang cukup signifikan. Hingga 1 Januari 2026, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 170.690 orang. Angka ini masih bersifat sementara karena periode Nataru masih berlanjut hingga 4 Januari 2026.

Sumarno, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, menjelaskan bahwa data kunjungan masih fluktuatif dan dapat berubah karena rekap masih berjalan sampai akhir masa libur Nataru. Ia menyampaikan hal tersebut kepada media pada Jumat (2/1/2026).

Berdasarkan data sementara, Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) masih menjadi destinasi paling diminati wisatawan dengan jumlah kunjungan mencapai 58.262 orang. Posisi berikutnya ditempati oleh Desa Wisata Serang, yang mencakup D'Las Serang, Pinesan Serang, Kutabawa Flower Garden, dan Gardu Pandang Gunung Malang dengan total kunjungan sebanyak 28.071 pengunjung.

Sementara itu, Goa Lawa Purbalingga (Golaga) mencatat kunjungan sebanyak 25.304 pengunjung, Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas sebanyak 13.800 pengunjung, dan GOR Goentoer Darjono sebanyak 13.751 pengunjung. Sumarno menjelaskan bahwa wisata air dan desa wisata ini masih menjadi pilihan utama wisatawan selama libur panjang, terutama untuk wisata keluarga.

Selain lima besar tersebut, beberapa destinasi lain juga mencatat kunjungan yang cukup signifikan. Di antaranya adalah Desa Wisata Karangcegak atau Obyek Wisata Situ Tirta Marta yang dikunjungi sebanyak 12.150 orang, Kolam Renang Walik sebanyak 5.645 orang, Sanggaluri Park sebanyak 4.983 orang, dan Kolam Renang Mulyani Garden sebanyak 4.103 orang.

Adapun, destinasi lain dengan jumlah kunjungan yang lebih kecil antara lain Desa Wisata Timbang dengan 2.377 pengunjung, Desa Wisata Banjaran dengan 1.679 pengunjung, serta Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman dengan 565 pengunjung.

Lebih lanjut, Sumarno mengatakan bahwa dari data tersebut, puncak kunjungan terbanyak terjadi pada Minggu (28/12/2025), dimana hampir seluruh destinasi wisata mengalami lonjakan pengunjung. Ia menegaskan bahwa puncaknya terjadi pada tanggal 28 Desember, terutama di destinasi unggulan kami di Owabong.

Sebagai pembanding, total kunjungan wisata di Kabupaten Purbalingga selama periode Nataru di tahun 2024 tercatat mencapai 214.736 wisatawan. Meski jumlah wisatawan di Nataru tahun ini masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, Sumarno menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan hingga akhir Nataru untuk mendapatkan angka final di tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa penurunan kunjungan mungkin saja terjadi karena jarak libur tahun baru dan lebaran cukup berdekatan, ditambah masa libur Nataru yang pendek dan tidak bersamaan. Sehingga wisatawan mungkin cenderung memilih berkunjung saat libur panjang. Namun, ia tetap optimistis bahwa jumlah kunjungan akan meningkat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan