Tumbuh 10 Persen, Lalu Lintas Tol Gempol-Pasuruan Capai 312 Ribu Kendaraan Selama Nataru

Tingkat Arus Lalu Lintas di Ruas Tol Gempol-Pasuruan Selama Nataru

Selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), terlihat peningkatan signifikan dalam arus kendaraan di beberapa ruas jalan tol di Pasuruan. PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) mencatat bahwa sebanyak 312.201 kendaraan melintasi Ruas Jalan Tol Gempol-Pasuruan selama periode H-7 Natal hingga 2 Januari 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 10,73 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 278.706 kendaraan.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, Gerbang Tol (GT) Pasuruan menjadi titik dengan volume kendaraan tertinggi. Sebanyak 73.580 kendaraan masuk melalui gerbang ini, atau naik 18,05 persen dari kondisi normal. Hal serupa juga terjadi di GT Bangil, di mana arus kendaraan yang masuk melonjak hingga 21,69 persen, dengan total 29.239 kendaraan.

Menurut Supriadi, Humas PT. Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP), "Kenaikan signifikan juga terjadi di GT Bangil. Arus kendaraan yang masuk melalui GT Bangil naik tajam hingga 21,69 persen, dengan total 29.239 kendaraan."

Pergerakan Kendaraan di Empat Gerbang Tol

Pergerakan kendaraan di ruas tol Gempol-Pasuruan terbagi di empat gerbang tol (GT). Pada GT Bangil, kendaraan yang masuk naik 21,69 persen (29.239 kendaraan) dan kendaraan yang keluar naik 18,22 persen (28.459 kendaraan). Sementara itu, GT Pasuruan mencatat peningkatan kendaraan yang masuk sebesar 18,05 persen (73.580 kendaraan) dan kendaraan yang keluar naik 15,86 persen (71.446 kendaraan).

Di GT Grati, kendaraan masuk turun 3,94 persen, namun arus keluar melonjak signifikan sebesar 23,38 persen (25.410 kendaraan). Di sisi lain, GT Rembang mengalami penurunan tren dengan arus kendaraan masuk turun 14,02 persen (24.266 kendaraan) dan arus keluar turun 15,42 persen (24.482 kendaraan).

Prediksi Puncak Kepadatan pada Minggu

Meski volume kendaraan masih tinggi hingga awal Januari, PT JGP memprediksi arus lalu lintas akan kembali ke level normal pada Senin, 5 Januari 2026. Hal ini disebabkan oleh berakhirnya masa libur Nataru dan libur sekolah, serta kembalinya aktivitas perkantoran. Supriadi menyatakan, "Puncaknya diperkirakan hari Minggu besok, Minggu (4 Januari 2026). Karena pada Senin pekan depan, semua aktivitas kerja maupun sekolah sudah kembali normal."

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Untuk menghadapi sisa arus balik pada liburan Nataru, pihaknya mengimbau para pengguna jalan tetap waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan matang. Para pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan bahan bakar, serta saldo tol tercukupi.

"Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area atau tempat yang telah tersedia," tambahnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan