
Pemkab Karawang Lakukan Rotasi dan Mutasi Jabatan di Tengah Bazaar UMKM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melakukan rotasi dan mutasi ratusan jabatan dalam rangkaian bazaar UMKM yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu malam, 31 Desember 2025, yang juga menjadi momen pergantian tahun bagi masyarakat setempat.
Kehadiran ribuan warga serta para pejabat tinggi seperti Wakil Bupati Karawang Maslani, Sekretaris Daerah Asep Aang Rahmatullah, Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin, dan unsur Forkopimda turut memeriahkan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh.
Pelantikan ini dilakukan dalam suasana yang unik, karena berlangsung di tengah bazaar UMKM yang telah berlangsung sejak tanggal 20 hingga 31 Desember 2025. Acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi usaha kecil menengah, tetapi juga menjadi momen penting dalam perubahan struktur birokrasi daerah.
Pelantikan Ratusan Jabatan Struktural dan Fungsional
Dalam acara tersebut, sebanyak 216 jabatan struktural dan 46 jabatan fungsional resmi dilantik. Proses pelantikan mencakup jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta pejabat fungsional tertentu. Semua pejabat baru ini diambil sumpahnya secara langsung oleh Bupati Aep Syaepuloh.
Aep Syaepuloh menyampaikan harapannya agar para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa jabatan yang diberikan adalah amanah yang harus dijaga dengan tanggung jawab.
"Ini suatu amanah, bagaimana saya sangat mengharapkan bapak-ibu itu dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," ujarnya dalam sambutannya.
Perampingan SOTK untuk Transformasi Birokrasi
Selain pelantikan, kegiatan ini juga diiringi dengan perampingan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung transformasi birokrasi dan peningkatan ekonomi lokal.
Aep menjelaskan bahwa perampingan SOTK bukanlah kebijakan populis, melainkan langkah strategis yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja pemerintahan. "Kami merampingkan SOTK atau dinas ini bukan kebijakan populis yang diambil seorang bupati atau walikota tapi langkah ini harus diambil," jelasnya.
Ia berharap, dengan perubahan ini, Karawang dapat melangkah lebih cepat dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menekankan pentingnya kerjasama antara OPD, masyarakat, dan elemen-elemen lainnya.
Apresiasi atas Dukungan Semua Pihak
Sebagai penutup, Aep mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Termasuk Wakil Bupati, Sekda, jajaran ASN, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, dan semua pihak yang hadir dalam acara tersebut.
"Kami berharap Karawang bisa menjadi lebih maju. Ini jadi momen Karawang menjadi maju, tentunya butuh kerjasama semua unsur," tambahnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar