
Pelantikan Jabatan di Kebun Cokelat Jembrana
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana melakukan pelantikan, pengukuhan, serta mutasi terhadap berbagai jabatan penting. Mulai dari Jabatan Tinggi Pratama (JPT), administrator hingga jabatan pengawas. Acara ini dilaksanakan secara outdoor di Kebun Cokelat wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, pada Jumat (2/1).
Penentuan lokasi pelantikan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam tentang kakao Jembrana yang menjadi salah satu maskot utama kabupaten tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mengenal potensi pertanian lokal yang sangat berharga.
Dari data yang diperoleh, selain empat JPT yang sebelumnya dilelang dan sudah diumumkan, ada puluhan jabatan lain yang juga dikocok oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat).
Perubahan Struktur Jabatan
Di tingkat eselon IIB, beberapa nama baru muncul. Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat Negara dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana (Naker Perin). Sementara itu, Ida Bagus Ketut Budi Aryana yang sebelumnya menjabat sebagai Sekdis Kominfo dilantik menjadi Kepala Brida Jembrana.
Selanjutnya, I Gede Gus Diendi dilantik menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jembrana dari sebelumnya menjabat Kabid Perencanaan Anggaran Daerah. Terakhir, I Gusti Made Wijaya dilantik menjadi Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah Jembrana (Bappeda).
Di tingkat eselon III A, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha dipercaya menjadi Direktur RSU Negara untuk menggantikan dr Ni Putu Eka Indrawati yang digeser menjadi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Peleburan Dinas
Beberapa dinas juga mengalami peleburan. Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial bergabung menjadi Dinas Kesehatan dan Sosial. Sementara itu, Dinas PPPA-PPKB dan Dinas PMD menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selain itu, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan dilebur ke dalam dua dinas yakni Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan. Ada juga Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan. Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman dari Dinas PUPR-PKP bergabung di Dinas Lingkungan Hidup menjadi Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Dengan peleburan tersebut, jumlah dinas berkurang tiga. Awalnya 16 dinas, kini menjadi 13 dinas.
Tujuan Pelantikan di Kebun Cokelat
Bupati Kembang menjelaskan bahwa tujuan pelantikan di Kebun Cokelat adalah untuk memperkenalkan kebun cokelat yang menjadi inspirasi bahwa OPD atau Pemkab tidak hanya mengerjakan hal-hal klasik. Namun, mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Setiap program OPD atau dinas memiliki dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat Jembrana. Kita tidak hanya memikirkan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan administrasi, tetapi juga bagaimana perut masyarakat juga terisi. Sektor pertanian, termasuk cokelat, memiliki potensi luar biasa," ujarnya.
Tindakan Tegas terhadap Pelanggaran
Menyikapi pengukuhan jabatan serta rotasi yang dilakukan, Bupati I Made Kembang Hartawan menekankan bahwa hal tersebut biasa terjadi dalam lingkungan birokrasi. Selain itu, lelang terbuka untuk jabatan tinggi pratama telah dijalankan sesuai prosedur.
Namun, Kembang menyatakan bahwa tidak ada demosi atau penurunan pangkat pada pelantikan kali ini. Namun, jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran berat, termasuk tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap, pihaknya akan bertindak tegas dan bertanggung jawab.
"
"
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar