UNIKI Bireuen bantu dosen terdampak banjir bandang

UNIKI Bireuen bantu dosen terdampak banjir bandang

Bantuan untuk Dosen dan Karyawan UNIKI yang Terdampak Banjir

Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen telah menyalurkan bantuan kepada dosen dan karyawan yang terkena dampak banjir bandang. Bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengurus yayasan, dosen, karyawan, serta para donatur.

Bantuan tersebut sudah mulai disalurkan, dengan sebagian besar penerima menerima bantuan secara langsung. Sementara itu, sisanya akan segera disalurkan dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua civitas akademika yang terkena dampak banjir mendapatkan dukungan yang cukup.

Ketua Tim UNIKI Peduli, Ir Teungku Irfan Fajri MM SI, menyampaikan bahwa banyak dosen dan karyawan mengalami kerugian akibat banjir. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban mereka.

Kami sudah menyalurkan bantuan kepada para dosen UNIKI. Alhamdulillah, semoga bantuan ini dapat meringankan beban bapak dan ibu dosen yang terkena banjir, ujarnya.

Bantuan tersebut berasal dari berbagai sumber, seperti pengurus Yayasan Kebangsaan Bireuen, dosen, karyawan, serta para donatur lainnya. Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan koordinasi yang baik antara tim UNIKI Peduli dan pihak-pihak terkait.

Salah satu penerima bantuan adalah Wakil Rektor II UNIKI Bireuen, yang rumahnya di Desa Balee Kuning, Peusangan, terendam banjir. Ia mengucapkan terima kasih kepada tim UNIKI Peduli atas bantuan yang diberikan.

Alhamdulillah bantuan sudah saya terima. Terima kasih untuk tim UNIKI Peduli, terutama Bapak Pembina, Bunda Yayasan, dan semua teman-teman. Hanya Allah yang mampu membalasnya. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya, ujarnya saat menerima kunjungan tim UNIKI Peduli.

Bentuk Kebersamaan dalam Membantu

Bantuan yang diberikan oleh UNIKI Bireuen tidak hanya berupa bahan pokok, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral bagi para dosen dan karyawan yang terkena dampak banjir. Ini menunjukkan bahwa komunitas akademika di UNIKI memiliki rasa solidaritas yang tinggi.

Tim UNIKI Peduli juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada para penerima, baik dalam bentuk barang maupun dukungan lainnya. Mereka berharap bantuan ini dapat menjadi awal dari proses pemulihan bagi para dosen dan karyawan yang terkena dampak banjir.

Dalam upaya membantu, tim UNIKI Peduli juga melakukan survei dan pendataan terhadap para penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan dapat mencapai semua yang membutuhkan.

Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh tim UNIKI Peduli:

  • Melakukan survei ke lokasi terdampak banjir untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan para dosen dan karyawan.
  • Mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak, termasuk pengurus yayasan, dosen, karyawan, dan donatur.
  • Menyalurkan bantuan secara langsung kepada para penerima, dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan mereka.
  • Memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang ada.

Tindakan Lanjutan

Selain bantuan yang sudah diberikan, UNIKI Bireuen juga berencana untuk melakukan tindakan lanjutan dalam bentuk program pemulihan jangka panjang. Program ini bertujuan untuk membantu para dosen dan karyawan dalam menjalani kehidupan sehari-hari setelah terkena dampak banjir.

Program pemulihan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan instansi pemerintah. Tujuan utamanya adalah untuk membangun kembali kepercayaan diri dan semangat para dosen dan karyawan yang terkena dampak banjir.

Dengan adanya bantuan dan program pemulihan ini, UNIKI Bireuen berharap dapat menjadi contoh dalam hal kepedulian dan tanggung jawab sosial. Hal ini juga menjadi bukti bahwa komunitas akademika dapat bekerja sama dalam menghadapi tantangan yang terjadi.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan