Update Terbaru 5 Wisata Malang Nataru, Coban Rondo - Tempat Healing yang Romantis

Persiapan Wisata di Malang Raya Jelang Libur Nataru 2025-2026

Jelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), destinasi wisata di Malang Raya mempersiapkan diri menghadapi lonjakan pengunjung. Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih membayangi, pengelola destinasi wisata juga memperketat mitigasi bencana. Berikut beberapa destinasi wisata yang telah mempersiapkan diri untuk menyambut para pengunjung.

Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ)


Menjelang akhir tahun 2025, Malang Raya masih dibayangi cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi dan angin kencang. Situasi ini menjadi perhatian serius pengelola Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ), yang lokasinya berada di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. KWJ berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dan memiliki potensi risiko bencana, terutama saat debit air sungai meningkat. Untuk memastikan keamanan wisatawan, pengelola KWJ mengambil langkah antisipasi dengan Pembentukan Tim Penanggulangan Bencana (PB) yang melibatkan warga setempat. Selain itu, pengelola juga telah memasang sirine yang akan dibunyikan otomatis ketika debit air Sungai Brantas meningkat. Serangkaian event akan digelar di lapangan KWJ untuk memeriahkan malam pergantian tahun 2025, seperti pertunjukan tari, musik, hingga pesta kembang api.

Taman Kemesraan Pujon


Taman Kemesraan di Desa Bendosari, Pujon, Kabupaten Malang, bisa menjadi pilihan sempurna mencari sensasi liburan Nataru yang berbeda. Dikelola oleh Perhutani, tempat ini menawarkan kesejukan alam pegunungan yang khas, dipercantik dengan jembatan estetik di atas sungai alami dan deretan bunga warna-warni. Taman Kemesraan sangat ideal untuk aktivitas camping yang didukung oleh pepohonan rindang dan suasana api unggun di malam hari. Pengelola menyediakan fasilitas camping lengkap agar pengunjung tidak perlu repot membawa peralatan pribadi. Biaya masuk dan camping ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

Coban Rondo


Pengelola air terjun Coban Rondo di Pujon, Kabupaten Malang juga telah mematangkan persiapan, termasuk strategi menghadapi potensi bencana menjelang Nataru. Manajer Klaster Malang PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Imam Basori, menyatakan pengoptimalan personel telah dilakukan, melibatkan tim internal dan eksternal. Meskipun belum memiliki Early Warning System (EWS), langkah mitigasi sudah disiapkan, seperti pemasangan rambu evakuasi, pagar pengaman area bawah air terjun, dan pemantauan cuaca rutin. Penutupan sementara akan dilakukan jika kondisi hujan ekstrem dan membahayakan. Pengunjung juga menyambut baik kesiapan pengelola.

Hidden Gem Edukasi Petik Anggur di Kota Malang


Di tengah hiruk pikuk Kota Malang, terselip hidden gem edukasi bernama Duta PengAngguran. Kebun seluas 1 hektar yang terletak di kompleks Polbangtan II Kementan (Jalan IR Rais, Sukun) ini baru diresmikan Wali Kota Malang pada awal Desember dan mulai beroperasi penuh pada Sabtu (20/12/2025). Pengelola Duta PengAngguran, Dwi Supriyanto, mendirikan kebun ini untuk menangkap peluang besar anggur di Indonesia yang masih mengandalkan impor. Tempat ini berfungsi ganda, sebagai wisata sekaligus ruang edukasi terintegrasi. Pengunjung dapat memetik anggur sendiri dan mempelajari cara menanam, merawat, hingga memanen dengan hasil maksimal. Wisata ini juga mengajarkan konsep urban farming untuk lahan sempit.

Kopi Anggur dan Wisata Petik Anggur


Gamma Grape Experience Malang, yang berlokasi strategis di dekat Exit Tol Pakis (Jalan Raya Sukoanyar) juga menawarkan konsep wisata yang unik, memadukan potensi kopi berkualitas tinggi dari Kabupaten Malang dan panen anggur yang melimpah. Menu andalan di sini adalah kopi anggur. Operasional Manager Gamma Grape Experience, Ari Cahyanto menjelaskan, menu ini merupakan hasil perkawinan dua komoditas unggulan Malang. Selain itu, tersedia pula keripik daun anggur yang dibuat dari daun anggur pilihan hasil budidaya kebun seluas 1 hektar. Gamma Grape Experience tidak hanya menawarkan kuliner, tetapi juga wisata edukasi anggur. Pengunjung dapat melihat langsung kebun anggur yang memiliki 98 varian dari berbagai negara, mulai dari Amerika hingga Eropa.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan