Video viral remaja Banyuwangi diduga merusak Alquran, kasus ditangani Polda Jatim

Video viral remaja Banyuwangi diduga merusak Alquran, kasus ditangani Polda Jatim

Video Remaja Perempuan Diduga Melecehkan Alquran Viral di Media Sosial

Sebuah video yang menunjukkan tindakan diduga melecehkan kitab suci Alquran telah viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang remaja perempuan tampak berkerudung tetapi tidak mengenakan baju. Tindakan yang dilakukannya memicu kecaman keras dari netizen.

Video tersebut beredar di beberapa platform media sosial, termasuk akun X. Dalam video tersebut, remaja perempuan terlihat membawa kitab suci sambil meludahinya beberapa kali. Ia juga berpura-pura membaca sambil mengucapkan kata-kata kotor. Tindakan ini dinilai sangat tidak sopan dan tidak pantas, terutama karena melibatkan kitab suci yang memiliki makna penting bagi umat Muslim.

Remaja Perempuan Diamankan oleh Polisi

Setelah viral, polisi segera melakukan tindakan. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan remaja perempuan tersebut. Menurut informasi yang diperoleh, perempuan dalam video adalah anak di bawah umur dengan usia 17 tahun. Ia merupakan warga Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

Rama menyebutkan bahwa remaja perempuan itu diamankan pada 24 November 2025. Meskipun video tersebut telah beredar sejak bulan November, kasus ini baru saja ditangani secara resmi oleh pihak berwajib.

"Kasus dilimpahkan ke Polda Jatim," ujar Rama pada Selasa (9/12/2025).

Penanganan Kasus oleh Polda Jatim

Dengan penanganan kasus oleh penyidik di Polda Jatim, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap penggunaan media sosial. Polisi juga sedang menyelidiki motif dari tindakan remaja perempuan tersebut. Hingga saat ini, belum ada informasi rinci tentang alasan di balik tindakan yang dilakukan.

Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak. Mereka meminta agar penggunaan media sosial digunakan untuk hal-hal positif, bukan untuk kegiatan yang merugikan atau bersifat negatif.

  • Penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab
  • Jangan menyebarkan konten yang tidak sesuai atau merugikan
  • Media sosial bisa menjadi alat yang baik jika digunakan dengan benar

Kecaman dari Netizen

Di dunia maya, video tersebut mendapat kecaman yang sangat keras. Banyak netizen menyampaikan kekecewaan mereka terhadap tindakan yang dilakukan oleh remaja perempuan tersebut. Beberapa bahkan menyerukan agar pihak berwajib menindak tegas pelaku.

Netizen juga meminta agar kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para remaja, untuk lebih menjaga sikap dan perilaku mereka di media sosial. Mereka menekankan bahwa tindakan tidak pantas seperti ini tidak boleh dibiarkan terjadi tanpa konsekuensi.

Dengan adanya kasus ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Mereka juga diingatkan untuk tidak mudah terpicu oleh konten yang tidak jelas asalnya atau bersifat provokatif.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan