
Ringkasan Berita:
- Pembuangan sampah makanan rusak di Desa Dusun Baru I, Bengkulu Tengah, memicu keresahan warga dan viral di media sosial.
- Sampah diduga berasal dari PT Kayjun Food dan dibuang oleh oknum karyawan tanpa sepengetahuan pimpinan perusahaan.
- Warga meminta pelaku usaha bertanggung jawab dan tidak lagi membuang sampah sembarangan di kawasan permukiman.
Laporan Reporter nurulamin.pro, Suryadi Jaya
nurulamin.pro, BENGKULU TENGAH – Aksi pembuangan sampah makanan rusak di areal permukiman warga Desa Dusun Baru I, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.
Dibuang Malam Hari dan Menumpuk di Badan Jalan
Peristiwa pembuangan sampah tersebut terjadi pada Jumat malam (9/1/2025). Sampah berupa jajanan makanan rusak dibuang di pinggir jalan hingga menumpuk dan hampir memenuhi badan jalan.
Warga baru mengetahui kejadian itu keesokan harinya, Sabtu (10/1/2025), dan langsung memprotes karena jumlah sampah yang sangat banyak.
Kepala Desa Dusun Baru I, Fauzi, mengatakan tumpukan sampah tersebut diperkirakan hampir setara dengan satu muatan truk dan sangat mengganggu lingkungan permukiman warga.
Diduga Berasal dari PT Kay Jun Food
Menurut Fauzi, sampah jajanan rusak itu diduga berasal dari PT Kay Jun Food.
Ia menyebut pembuangan tersebut kemungkinan dilakukan oleh oknum karyawan tanpa sepengetahuan pimpinan perusahaan.
Awalnya, pihak desa kesulitan menghubungi pemilik usaha.
Setelah nomor pimpinan perusahaan berhasil diperoleh dan dihubungi, pihak perusahaan menyampaikan permintaan maaf dan mengaku tidak mengetahui adanya pembuangan sampah di wilayah permukiman warga.
Dibersihkan oleh Warga dan Karyawan
Setelah dilakukan komunikasi, oknum karyawan yang membuang sampah tersebut kembali ke lokasi untuk membersihkan sisa tumpukan sampah.
Sebelumnya, sebagian sampah telah dibersihkan oleh masyarakat secara swadaya karena khawatir menimbulkan dampak lingkungan dan bau tidak sedap.
Di hadapan warga, oknum karyawan tersebut menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
Bertentangan dengan Program Kebersihan Desa
Fauzi mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut karena Desa Dusun Baru I saat ini tengah menggalakkan kebersihan lingkungan sejalan dengan program Bupati Bengkulu Tengah, BERBINAR (Bersih dan Bersinar).
Ia menyebut, pada Jumat pagi sebelum kejadian pembuangan sampah, warga desa baru saja melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Namun, pada malam harinya justru terjadi pembuangan sampah sembarangan di wilayah permukiman.
Harapan Warga
Akibat kejadian ini, warga berharap ke depan tidak ada lagi pembuangan sampah sembarangan di lingkungan permukiman.
Warga juga meminta pelaku usaha lebih bertanggung jawab dalam mengelola limbah, khususnya sampah makanan, agar tidak merugikan masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar