
nurulamin.pro, JAMBI - Viral di media sosial, mobil wisatawan asal Jambi masuk hingga bibir Pantai Panjang di Bengkulu.
Dalam video yang beredar, tampak mobil pikap warna putih berada di tepi pantai.
Mobil bak dengan terpal tambahan pada bagian belakang itu tak bergerak.
Sementara itu, beberapa kali ombak pantai mendebur hingga ke roda mobil.
Di sekitar mobil itu tampak sejumlah orang berupaya membantu mengeluarkan mobil dari lokasi.
Mereka mendorong mobil tersebut agar keluar dari pasir pantai.
Dalam video juga terlihat roda mobil terperosok dan terperangkap dalam pasir pantai.
Video ini viral setelah diunggah sejumlah akun media sosial, di antaranya Instagram @bengkuluinfo pada Kamis (1/1/2026) kemarin.
Dari keterangan pengunggah, peristiwa yang menarik perhatian itu terjadi pada Kamis sore.
Pengunggah juga menyebut mobil tersebut dikemudikan hingga ke bibir pantai.
"Kamis Sore, 1/1/26 Sebuah Mobil Pikap Wisatawan dari Provinsi Jambi Masuk hingga ke bibir pantai panjang kota Bengkulu," tulis pengunggah.
Sampai di bibir pantai mobil itu justru tidak bisa lagi melaju karena rodanya kepalang tenggelam di pasir.
"Mobil pikap wisatawan dari Sarolangun Jambi terlojok sampai ke bibir Pantai Panjang Bengkulu," demikian tulisan yang tampak pada video yang viral.
Melansir berbagai sumber, mobil terperosok di pasir pantai karena pasir yang gembur menyebabkan ban kehilangan daya cengkeram (traksi) dan selip.
Apalagi jika pengemudi terlalu dekat area basah atau menginjak gas terlalu keras, membuat roda berputar di tempat dan semakin menanamkan mobil lebih dalam, seperti orang mencangkul di pasir.
Kondisi pasir pantai, terutama yang lembap atau basah, sangat tidak stabil dan mudah membuat ban kehilangan cengkeraman, sehingga mobil sulit bergerak maju atau mundur.
Adapun, penyebab mobil terperosok di antaranya kadar air dan kelembapan pasir: pasir basah atau lembap menjadi lebih padat di permukaan, tetapi di bawahnya bisa sangat lunak dan tidak stabil, membuat ban mudah tenggelam saat berjalan di area basah atau di bibir pantai.
Selain itu, gaya gesek rendah atau traksi hilang. Pasir halus tidak memberikan gesekan yang cukup bagi ban untuk mendorong mobil.
Ketika ban berputar (selip), ia justru "menggali" pasir, bukan mencengkeramnya, menyebabkan mobil semakin terbenam.
Akselerasi mendadak juga bisa menyebabkan mobil terperosok ke pasir. Menginjak gas terlalu dalam secara tiba-tiba membuat roda berputar cepat di tempat, memperburuk masalah selip dan membuat mobil makin dalam terperosok.
Kemungkinan terakhir yang bisa menyebabkan mobil wisatawan Jambi terperosok di pasir Pantai Panjang Bengkulu adalah bobot mobil. Bobot mobil yang terlalu berat di atas permukaan pasir yang tidak padat akan mudah membuatnya tenggelam.
Warganet Berkomentar
Setelah diunggah, video tersebut langsung mendapat beragam komentar dari warganet.
Bahkan, ada juga warganet yang berkomentar dengan Bahasa Jambi pada unggahan akun informasi seputar Bengkulu itu.
"Ngapo pulak kan mandikan mobil tu lor ?? Mentang dijambi daktek aik belago," tulis akun @mantan***.
"Nak nembak lgsg ke tungkal kalo min," komentar akun @sinarbenteng***.
"Kmu yg dri jambi kalau nk k bengkulu tlpn aku dulu, biar aku kasih tau caro mainnyo d bengkulu," komentar akun @ahmad*** yang diikuti dengan emoji tertawa.
Hingga Sabtu (3/1/2026) malam, sebanyak 7.481 akun menyukai unggahan ini.
Di sana juga tersemat 607 komentar di unggahan tentang mobil wisatawan asal Jambi yang masuk hingga bibir Pantai Panjang Bengkulu tersebut.
Lihat videonya di sini:
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar