Waktunya beli emas, harga UBS dan Galeri24 masih stabil

Waktunya beli emas, harga UBS dan Galeri24 masih stabil

Harga Emas Stabil, Tapi Mengalami Fluktuasi

Hari ini, para Tribunners bisa mempertimbangkan untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Harga emas dalam dua hari terakhir belum mengalami perubahan signifikan. Sebelumnya, harga emas Logam Mulia sempat turun tajam pada tanggal 25 Desember 2025, namun kembali melonjak pada tanggal 27 dan 28 Desember 2025. Namun sejak kemarin hingga hari ini, harga emas sedikit menurun.

Artinya, harga emas kemarin hingga siang ini masih stabil. Dalam laman Pegadaian, harga emas Galeri24 belum berubah dari nominal Rp 2.618.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS juga tetap normal di angka Rp 2.673.000 per gram. Harga beli dan harga jual emas pun masih stabil, dengan harga beli sebesar Rp 25.300 dan harga jual sebesar Rp 24.410 per 0,01 gram.

Berikut adalah informasi harga emas Logam Mulia yang dilansir dari laman Pegadaian:

  • Harga emas Galeri 24
  • 0.5 gram : Rp 1.373.000
  • 1 gram : Rp 2.618.000
  • 2 gram : Rp 5.157.000
  • 5 gram : Rp 12.799.000
  • 10 gram : Rp 25.528.000
  • 25 gram : Rp 63.662.000
  • 50 gram : Rp 127.225.000
  • 100 gram : Rp 254.322.000
  • 250 gram : Rp 634.245.000
  • 500 gram : Rp 1.268.488.000
  • 1.000 gram : Rp 2.536.976.000

  • Harga Emas Antam

  • 0.5 gram : -
  • 1 gram : -
  • 2 gram : -
  • 5 gram : -
  • 10 gram : -
  • 25 gram : -
  • 50 gram : -
  • 100 gram : -
  • 250 gram : -
  • 500 gram : -
  • 1000 gram : -

  • Harga Emas UBS

  • 0.5 gram : Rp 1.445.000
  • 1 gram : Rp 2.673.000
  • 2 gram : Rp 5.304.000
  • 5 gram : Rp 13.105.000
  • 10 gram : Rp 26.072.000
  • 25 gram : Rp 65.052.000
  • 50 gram : Rp 129.837.000
  • 100 gram : Rp 259.573.000
  • 250 gram : Rp 648.739.000
  • 500 gram : Rp 1.295.955.000

Penyebab Kenaikan Harga Emas

Emas selalu menjadi aset yang berharga sebagai investasi jangka panjang. Namun belakangan ini, harga emas terus meningkat. Berikut adalah lima faktor yang menyebabkan kenaikan harga emas:

  1. Pengaruh Kondisi Ekonomi Global
    Kondisi ekonomi dunia memiliki pengaruh besar terhadap harga emas. Saat ekonomi global melambat atau terjadi ketidakpastian, investor cenderung mencari aset yang dianggap “safe-haven” atau pelindung nilai — dan emas sering menjadi pilihan. Sebaliknya, jika ekonomi kuat dan tumbuh cepat, investor sering beralih ke aset yang memberikan hasil tinggi (seperti saham atau obligasi) sehingga emas dapat mengalami fenomena koreksi.

  2. Inflasi dan Nilai Uang
    Ketika inflasi meningkat, yaitu harga barang dan jasa naik terus sehingga daya beli uang turun—maka banyak investor melihat emas sebagai alat pelindung nilai (hedge). Karena emas tidak menghasilkan bunga, tapi daya belinya relatif lebih tahan terhadap inflasi dibanding mata uang. Sebaliknya, jika inflasi rendah atau stabil, daya tarik emas bisa berkurang karena nilai mata uang cenderung lebih stabil.

  3. Suku Bunga dan Kebijakan Bank Sentral
    Suku bunga adalah salah satu faktor kunci. Karena emas tidak menghasilkan bunga atau dividen, maka ketika suku bunga naik — artinya instrumen lain yang menghasilkan bunga menjadi lebih menarik — maka emas bisa berisiko terkoreksi. Sebaliknya, suku bunga rendah membuat biaya oportunitas memegang emas (yaitu potensi imbal hasil yang dilepaskan dari aset berbunga) menjadi lebih kecil — sehingga emas menjadi lebih menarik.

  4. Nilai Mata Uang (Khususnya Dolar AS)
    Harga emas dan nilai mata uang, khususnya dolar AS, memiliki hubungan yang sering kali berlawanan. Bila dolar menguat, emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain ? permintaan dapat turun ? harga emas bisa melemah. Sebaliknya, dolar melemah ? emas jadi relatif lebih murah bagi pembeli global ? permintaan naik ? harga emas bisa naik.

  5. Ketidakpastian Politik, Konflik Geopolitik & Sentimen Pasar
    Saat terjadi konflik, krisis politik, atau ketidakpastian tinggi (misalnya perang, sanksi ekonomi), investor sering mencari “safe-haven” ? emas dianggap pilihan. Demand naik ? harga emas naik. Sentimen pasar dan psikologi investor juga memainkan peran: jika banyak yang percaya harga emas akan naik, mereka akan membeli ? hal ini bisa mendorong kenaikan. Dan sebaliknya saat kepercayaan turun.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan