
Penyediaan Bus Sekolah Gratis untuk Pelajar di Kawasan Rempang dan Galang
Wali Kota Batam Amsakar Achmad secara resmi meluncurkan empat unit bus sekolah gratis yang bertujuan melayani pelajar di kawasan Rempang dan Galang. Program ini hadir sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi siswa di wilayah hinterland, sehingga mereka dapat bersekolah tanpa terkendala jarak maupun biaya transportasi.
Peluncuran bus sekolah gratis tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung pemerataan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Empat armada bus diserahkan khusus untuk menunjang mobilitas pelajar di kawasan Barelang, terutama wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Komitmen Pemerintah Kota Batam dalam Pendidikan
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa anak-anak di wilayah hinterland harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang setara dengan pelajar di wilayah perkotaan. Ia menyampaikan bahwa akses transportasi yang layak menjadi kunci agar mereka bisa mengikuti proses pendidikan dengan baik.
“Anak-anak kita di hinterland harus memperoleh pelayanan yang sama. Akses transportasi yang layak menjadi kunci agar mereka bisa mengikuti proses pendidikan dengan baik,” ujar Amsakar saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.
Berbagai Program Pendukung Pendidikan
Selain penyediaan bus sekolah gratis, Pemerintah Kota Batam juga terus menjalankan berbagai program pendukung pendidikan. Program tersebut meliputi seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi, bantuan pendidikan untuk mahasiswa, hingga dukungan khusus bagi anak-anak hinterland yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurut Amsakar, pengadaan bus sekolah ini difokuskan untuk rute Galang–Barelang, yang mencakup jalur Jembatan 1 hingga Jembatan 6 Barelang. Dengan adanya layanan ini, diharapkan tidak ada lagi pelajar yang terhambat bersekolah akibat kesulitan transportasi.
“Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal pendidikan hanya karena kendala transportasi. Oleh karena itu, seluruh layanan bus sekolah ini diberikan secara gratis agar tidak menambah beban masyarakat,” tegasnya.
Operasional Bus Ditanggung APBD Kota Batam
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Leo Putra, menyampaikan bahwa penambahan empat unit bus sekolah ini akan semakin memperkuat layanan transportasi pendidikan di wilayah luar daratan Batam. Ia menjelaskan, seluruh pengadaan bus sekolah tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
Tidak hanya pengadaan unit kendaraan, seluruh kebutuhan operasional juga ditanggung pemerintah. “Mulai dari pengemudi, bahan bakar, hingga perawatan kendaraan sepenuhnya dibiayai melalui APBD,” jelas Leo.
Leo juga menekankan pentingnya ketersediaan armada yang andal di kawasan Galang. Menurutnya, gangguan operasional satu unit bus saja dapat berdampak langsung terhadap kehadiran siswa di sekolah. Dengan penambahan armada bus sekolah gratis ini, Pemerintah Kota Batam berharap kualitas dan pemerataan akses pendidikan di wilayah Rempang dan Galang dapat terus meningkat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar