
Pemeriksaan Terminal Bubulak Pasca Revitalisasi
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, melakukan pemeriksaan terhadap Terminal Bubulak setelah selesai direvitalisasi pada Rabu (31/12/2025). Dalam kunjungannya tersebut, ia menemukan masih adanya genangan air yang terlihat di area terminal. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa masalah teknis belum sepenuhnya terselesaikan.
Menurut Dedie Rachim, penyebab genangan air tersebut adalah adanya elevasi beton yang tidak sinkron. “Sehingga masih terjadi genangan (air),” ujarnya saat melakukan pengecekan. Ia langsung meminta kontraktor yang terlibat dalam proyek revitalisasi untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. “Saya minta kepada kontraktor untuk menyelesaikan permasalahan genangan ini,” tambahnya.
Anggaran dan Rencana Revitalisasi
Revitalisasi Terminal Bubulak dilakukan dengan anggaran APBD 2025 sebesar 11,2 miliar rupiah. Proyek ini mencakup berbagai aspek seperti betonisasi jalan yang rusak, saluran irigasi atau drainase, hingga pembangunan toilet. Meskipun telah selesai dikerjakan, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar kondisi terminal menjadi lebih optimal.
Dedie Rachim juga menyampaikan rencana lanjutan untuk tahun 2026. Pemerintah kota akan melanjutkan revitalisasi dengan anggaran sebesar 6,3 miliar rupiah. “Yang penting dengan uang yang terbatas kita lakukan dengan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Tindakan Lanjutan dari Kadishub
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarti, mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil kontraktor pembangunan pasca adanya genangan air yang terlihat. “Tadi ada genangan-genangan air yang mungkin itu hasil pekerjaan drainase yang mampet dan sebagainya. Nanti ada PPK-nya yang sudah memfasilitasi untuk mengecek secara langsung kondisi terminal, kenapa itu tergenang,” ujar Sujatmiko.
Pesan Wali Kota Mengenai Kebersihan
Selain itu, Dedie Rachim menitipkan pesan agar Terminal Bubulak tetap dijaga kebersihannya. “Dan menghendaki arahan Bapak Wali Kota agar lingkungan terminal itu bersih, termasuk puing-puing yang ada di pojok-pojok harus dibersihkan, yang tidak perlu harus disingkirkan. Beliau, juga berkeliling meminta kepada para pedagang yang kios kios yang ada disini, menjaga kebersihan secara permanen dan terus-menerus ke depan,” tegasnya.
Fokus pada Kualitas dan Pengelolaan
Pemerintah kota Bogor terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum, termasuk terminal transportasi. Meskipun proses revitalisasi telah selesai, masih ada beberapa masalah teknis yang perlu diperbaiki. Selain itu, pengelolaan lingkungan dan kebersihan juga menjadi fokus utama agar masyarakat dapat merasa nyaman dan aman saat menggunakan fasilitas tersebut.
Dengan pendekatan yang lebih baik dan koordinasi yang lebih baik antara pihak kontraktor dan dinas terkait, diharapkan Terminal Bubulak dapat menjadi salah satu contoh kesuksesan dalam pengembangan infrastruktur kota.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar