Pelantikan DKKT Periode 2025–2030 Diadakan di Aula Setda Kota Tasikmalaya
Pada akhir tahun 2025, masyarakat Kota Tasikmalaya khususnya anggota dan pengurus Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) menyambut momen penting. Pada Rabu (3/12), DKKT secara resmi dilantik sebagai kepengurusan baru yang akan menjabat selama lima tahun ke depan.
DKKT yang dilantik ini dipimpin oleh Tatang Supriatna Sumpena S.Sn atau lebih dikenal dengan sapaan Tatang Pahat. Ia terpilih sebagai Ketua DKKT dalam Gempungan Seniman yang diadakan pada 22 November lalu. Dalam pemilihan tersebut, Tatang berhasil mengalahkan tujuh kandidat lainnya.
Acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DKKT masa bakti 2025–2030 digelar di Aula Setda Kota Tasikmalaya. Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfardzi, serta beberapa pejabat tinggi di Kota Tasikmalaya seperti Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Dedi Mulyama, Ketua MUI, KH. Aminudin, dan jajaran Forkopimda.
Dalam sambutan singkatnya, Tatang Pahat menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota DKKT yang telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk menjadi Ketua DKKT periode 2025–2030. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada Disporabudpar yang telah melakukan koordinasi yang baik dengan DKKT.
Tatang berjanji bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan melanjutkan program-program yang sebelumnya sudah ada. Meskipun nantinya akan ada reaktualisasi, reposisi, dan penataan ulang, ia menegaskan bahwa program-program yang sudah ada akan tetap dilanjutkan. Bahkan, ia menekankan bahwa program yang belum terealisasikan oleh kabinet sebelumnya akan segera diwujudkan.
“Intinya kami akan melanjutkan program-program yang lalu, terutama program yang sudah menjadi ikon DKKT seperti Anugerah Budaya. Untuk program lainnya, tentu kami akan melanjutkannya juga, tapi dengan sentuhan-sentuhan baru,” ujar Tatang yang juga seorang sutradara teater ini.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfardzi, dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran DKKT periode 2025–2030. Ia berharap DKKT dapat menjadi mitra strategis Pemkot Tasikmalaya dalam upaya menggali potensi kesenian dan kebudayaan yang ada di kota ini.
Viman juga berharap DKKT dapat berkolaborasi dengan para seniman, budayawan, serta industri pariwisata yang ada di wilayah Priangan Timur. Ia menambahkan bahwa peran DKKT dalam memenuhi indikator kelestarian budaya di Kota Tasikmalaya sangat besar.

Dalam sambutan terakhirnya, Viman berpesan agar kepengurusan DKKT yang baru dilantik dapat bersinergi dengan dinas dan masyarakat Kota Tasikmalaya. Ia menekankan pentingnya identifikasi potensi industri kesenian dan kebudayaan dari tingkat kelurahan hingga mencapai visi Kota Tasikmalaya yang religius dan berbudaya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar