Wali Kota Yogyakarta: Malioboro Bebas Copet Saat Tahun Baru 2026

Keamanan di Kota Yogyakarta Selama Malam Tahun Baru 2026

Selama malam pergantian tahun 2026, kawasan Malioboro di Yogyakarta terlihat aman dan nyaman bagi pengunjung. Wali Kota Jogjakarta Hasto Wardoyo mengatakan bahwa tidak ditemukan kasus pencopetan selama perayaan tersebut.

"Kita mengamankan bersama dan sekali lagi yang kita syukuri tanpa pencopet ya tidak ada pencopet. Ini alhamdulillah kita syukuri," ujar dia saat ditemui di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu malam.

Menurut Hasto, situasi keramaian di pusat kota Yogyakarta masih terpantau aman meskipun jumlah pengunjung, khususnya di Malioboro meningkat tajam. Ia menyebut lonjakan wisatawan membuat kepadatan tidak terhindarkan, namun hingga malam pergantian tahun tidak ada laporan pencopetan yang diterima petugas.

Selain itu, ia mengaku mendapat laporan delapan anak yang sempat terpisah dari orangtuanya di sejumlah titik keramaian. Namun, seluruhnya dapat ditemukan dalam waktu kurang dari 15 menit.

"Ini bagian dari yang kita jaga bersama agar pengunjung merasa aman dan terlindungi," ucap dia.

Tidak hanya itu, ada pula laporan sebuah dompet hilang meski berhasil ditemukan dalam waktu sekitar 30 menit.

"Ini juga bagian dari yang kita jaga bersama agar pengunjung itu merasa aman dan terlindungi," kata dia.

Pengawasan Kemanan yang Dilakukan oleh Kapolda DIY

Kapolda DIY, Irjen Polisi Anggoro Sukartono, memastikan situasi Kota Yogyakarta dalam kondisi aman dan terkendali selama malam pergantian tahun.

Ia menyebut pengawasan keamanan di DIY dilakukan melalui 22 pos yang tersebar di seluruh wilayah serta dukungan pemantauan CCTV Smart Province dan sembilan drone.

"Kami pastikan Daerah Istimewa Yogyakarta sampai saat ini dalam keadaan aman, kondusif, dan situasi kamtibcarlantas dalam keadaan aman, lancar, kecuali terjadi kepadatan pada Jalan Malioboro, kemudian Tugu," ujar dia.

Upaya Meningkatkan Rasa Aman bagi Pengunjung

Selama perayaan Tahun Baru 2026, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan rasa aman dan kenyamanan bagi para pengunjung. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat bekerja sama untuk mengamankan area-area yang ramai, seperti Malioboro dan Tugu Yogyakarta.

Pengawasan intensif dilakukan dengan menggunakan teknologi modern seperti CCTV dan drone. Selain itu, personel kepolisian juga ditempatkan di berbagai pos pemeriksaan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Beberapa hal kecil seperti penemuan dompet yang hilang dan pemulihan anak-anak yang terpisah dari orangtuanya juga menjadi bukti bahwa sistem pengamanan yang diterapkan efektif. Hal ini memberikan rasa percaya kepada pengunjung bahwa mereka akan tetap aman selama berada di kota Yogyakarta.

Kesimpulan

Malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta berjalan dengan lancar dan aman. Tidak ada laporan kejahatan seperti pencopetan, dan semua masalah kecil yang muncul dapat segera ditangani. Dengan kombinasi antara pengawasan manual dan teknologi modern, keamanan di kota ini tetap terjaga. Kehadiran personel kepolisian dan pemerintah setempat memberikan rasa aman bagi para pengunjung, sehingga mereka dapat menikmati momen spesial ini dengan tenang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan