Wanita Berkerudung Ditangkap, Fakta Terungkap soal Perbuatan Ludahi Al Quran

Wanita Berkerudung Ditangkap, Fakta Terungkap soal Perbuatan Ludahi Al Quran

Kasus Remaja yang Diduga Melecehkan Al Quran

Sebuah kejadian yang mengejutkan dan memicu reaksi keras dari masyarakat terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur. Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun diduga melecehkan kitab suci Al Quran dengan tindakan tidak pantas. Kejadian ini awalnya viral di media sosial, khususnya di platform X (dulu Twitter), dan membuat heboh netizen.

Dalam video yang beredar, remaja tersebut tampak tanpa busana tetapi menggunakan hijab pasmina hitam untuk menutupi kepalanya. Ia terlihat meludahi Al Quran beberapa kali sambil berpura-pura membacanya dengan mengeluarkan kata-kata kotor. Tidak hanya itu, ia juga menyebut bahwa Al Quran adalah "barang sok suci". Perbuatan tersebut kemudian diikuti dengan tindakan meludahi Al Quran lagi dengan wajah datar.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun X @dhemit_is_back. Dalam keterangan unggahan, pengunggah menyebut dugaan lokasi kejadian berada di wilayah Jawa Timur. Ia juga meminta perhatian pihak berwajib, terutama di wilayah Jawa Timur, karena khawatir massa akan bereaksi jika informasi tersebut disebarkan lebih luas.

Setelah viral, video tersebut mendapat kecaman keras dari netizen. Banyak dari mereka mempertanyakan kejiwaan perempuan tersebut, sementara sebagian lain merasa prihatin atas tindakan yang dilakukannya. Video ini juga menjadi bahan perbincangan di berbagai forum diskusi online, baik dalam bentuk komentar maupun ulasan.

Penanganan oleh Pihak Berwajib

Menanggapi kasus ini, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, membenarkan bahwa aparat telah mengamankan remaja tersebut. Menurut Rama, perempuan tersebut merupakan warga Kecamatan Genteng dan telah diamankan pada 24 November 2025. Meski video tersebut sudah beredar sejak bulan November 2025, kasus ini baru ditangani secara serius setelah viral di media sosial.

Rama menjelaskan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Jatim. Penyidik di Polda Jatim kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari motif dari tindakan perempuan tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka mengimbau agar media sosial digunakan untuk hal-hal positif, bukan untuk menyebarkan konten negatif atau merugikan.

Adab Membaca Al Quran

Al Quran merupakan kitab suci yang sangat dihormati oleh umat Islam. Kitab ini dipercayai sebagai wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Untuk menghormati kitab suci ini, ada beberapa adab yang harus diperhatikan saat membacanya. Beberapa adab yang dianjurkan antara lain:

  • Membersihkan mulut
  • Berwudhu
  • Memakai pakaian bersih
  • Memilih tempat yang bersih dan menghadap kiblat
  • Niat Lillahi ta’ala karena Allah SWT
  • Diawali dengan membaca Taawudz dan Basmallah
  • Memperhatikan tajwid (hukum bacaan)
  • Dibaca secara perlahan (tartil)
  • Bersungguh-sungguh
  • Diakhiri dengan membaca doa

Doa Sebelum dan Setelah Membaca Al Quran

Membaca Al Quran tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memiliki makna spiritual. Oleh karena itu, ada doa yang biasa dibaca sebelum dan sesudah membaca Al Quran. Doa sebelum membaca Al Quran adalah:

“Ya Allah bukakanlah untukku hikmah-Mu, dan bentangkanlah untukku rahmat-Mu, dan ingatkanlah apa yang aku lupa. Wahai Dzat Maha Agung dan Maha Mulia.”

Doa setelah membaca Al Quran adalah:

“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan