
JAKARTA, nurulamin.pro
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan target pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, akan selesai pada Desember 2027.
Pernyataan ini disampaikan Gibran setelah meninjau kawasan legislatif dan yudikatif di IKN, Kalimantan Timur, pada Rabu (31/12/2025).
"Pembangunan kompleks kawasan legislatif dan yudikatif telah dimulai pada awal Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember 2027, guna memastikan fungsi kelembagaan negara dapat berjalan efektif dan mendukung proses pengambilan keputusan kenegaraan," ujar Gibran.
Gibran menjelaskan bahwa pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif di IKN merupakan bagian dari pengawalan pembangunan pusat kelembagaan negara di ibu kota baru. Peninjauannya ke kawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini sesuai dengan amanat dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, yang menargetkan terwujudnya Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga meninjau rencana pembangunan kawasan yudikatif yang meliputi gedung Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY).
Beberapa desain unik diterapkan dalam pembangunan gedung-gedung tersebut, antara lain:
4 pilar pada MA yang melambangkan 4 lingkungan peradilan
9 pilar pada MK yang merepresentasikan nilai spiritual dan sinergi para hakim
* 7 pilar pada KY yang mencerminkan peran pengawasan hakim agung
"Kapasitas ruang sidang di kawasan yudikatif ini bervariasi, mulai dari 60 hingga 800 orang," kata Direktur Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Cakra Negara.
Sementara itu, kawasan legislatif dirancang sebagai pusat penyaluran aspirasi rakyat melalui Plaza Demokrasi, ruang terbuka publik yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung sebagai bagian dari prinsip kedaulatan rakyat.
"Gedung sidang paripurna di kawasan legislatif memiliki kapasitas 1.500 kursi, disesuaikan dengan kebutuhan ke depan, termasuk potensi penambahan jumlah anggota legislatif," ujar Cakra.
Selain ruang sidang paripurna, kawasan ini juga dilengkapi ruang sidang komisi, ruang sidang kecil, serta fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang proses legislasi dan pengambilan keputusan kenegaraan.
Turut mendampingi Wapres Gibran dalam kunjungan tersebut adalah Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar